Minggu, 25 Oktober 2020

Bamsoet Samakan OTT KPK dengan Razia Polisi dengan Cara Sembunyi

Bamsoet Samakan OTT KPK dengan Razia Polisi dengan Cara Sembunyi

Foto: Ketua MPR Bambang Soesatyo. (ist)

 

Jakarta, Swamedium.com – Ketua Komisi III DPR Bambang Soesatyo kembali melakukan kritik terhadap Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Bambang menilai langkah KPK yang hanya mengandalkan OTT mencerminkan kegagalan lembaga tersebut dalam melakukan pencegahan. Menurutnya, fokus pemberantasan korupsi yang mengandalkan penindakan tidak akan mereduksi praktik korupsi.

“Cukup sudah KPK bertindak seperti polisi lalu lintas yang bersembunyi di semak-semak di tikungan jalan untuk mendapat tangkapan (OTT) pengendara yg melanggar rambu lalu lintas. KPK adalah burung Garuda yang mangsanya besar-besar. Bukan burung perkutut,” tutur Bambang dalam siaran persnya, Senin (18/9).

Dia meminta kepada KPK jika saat ini sudah saatnya untuk melakukan tugas besar dengan menuntaskan kasus-kasus besar yang tidak terselesaikan atau dipecahkan oleh Kepolisian dan Kejaksaan. Sebab jika hanya mengandalkan OTT saja, kasihan negara ini yang sudah mengeluarkan dana banyak untuk pencegahan korupsi,

“Negara telah mengeluarkan dana yg sangat besar bagi gaji para penyidik, pimpinan dan pegawai KPK. Termasuk biaya operasional, tunjangan, fasilitas sarana dan prasarananya serta kewenangan yang luar biasa dibandingkan dengan dua institusi penegak hukum lain seperti Kepolisian dan Kejaksaan,” pungkasnya. (*/Dng)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.