Sabtu, 24 Oktober 2020

Ini Penjelasan Badan POM Soal Pil PCC

Ini Penjelasan Badan POM Soal Pil PCC

Badan POM beri penjelasan soal Pil PCC. (okezone)

Jakarta, Swamedium.com – Maraknya pemberitaan terkait Pil PCC menarik perhatian masyarakat luas. Badan POM RI pun turut memberikan penjelasan terkait pil tersebut dan akan menggelar Aksi Pencanangan Pemberantasan Penyalahgunaan Obat pada 4 Oktober 2017.

Berikut ini penjelasan dari Badan POM RI yang dikutip dari laman resminya www.pom.go.id.

Sehubungan pemberitaan di berbagai media massa termasuk media sosial baru-baru ini terkait penyalahgunaan obat bertuliskan PCC yang beredar di Kendari, Sulawesi Tenggara hingga menyebabkan 1 (satu) orang meninggal dunia dan 42 orang lainnya harus dirawat di beberapa Rumah Sakit di Kendari, Badan POM RI perlu memberikan penjelasan sebagai berikut:

• Kasus ini tengah ditangani oleh pihak Kepolisian RI bersama Badan POM RI guna mengungkap pelaku peredaran obat tersebut serta jaringannya. Badan POM RI dalam hal ini berperan aktif memberikan bantuan ahli serta uji laboratorium dalam penanganan kasus tersebut.

• Badan POM RI secara serentak telah menurunkan Tim untuk menelusuri kasus ini lebih lanjut dan melakukan investigasi apakah ada produk lain yang dikonsumsi oleh korban.

• Hasil uji laboratorium terhadap tablet PCC menunjukkan positif mengandung Karisoprodol, dan sedang diuji bahan aktif lain.

• Karisoprodol digolongkan sebagai obat keras. Mengingat dampak penyalahgunaannya lebih besar daripada efek terapinya, seluruh obat yang mengandung Karisoprodol, termasuk Somadryl, dibatalkan izin edarnya pada tahun 2013.

• Obat yang mengandung zat aktif Karisoprodol memiliki efek farmakologis sebagai relaksan otot namun hanya berlangsung singkat, dan di dalam tubuh akan segera dimetabolisme menjadi zat aktif lain yaitu Meprobamat yang menimbulkan efek menenangkan (sedatif). Efek tersebut menyebabkan obat-obat dengan kandungan zat aktif Karisoprodol disalahgunakan.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.