Rabu, 21 Oktober 2020

Status Siaga, Gunung Agung Berpotensi Erupsi

Status Siaga, Gunung Agung Berpotensi Erupsi

Foto: Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian ESDM menaikan status Gunung Agung dari Waspada (Level II) menjadi Siaga (Level III) mulai Senin (18/9) malam. (ist)

Karangasem, Swamedium.com – Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian ESDM menaikan status Gunung Agung dari Waspada (Level II) menjadi Siaga (Level III) mulai Senin (18/9) malam.

Untuk itu, PVMBG Badan Geologi Kementerian ESDM mengeluarkan imbauan kepada warga untuk meningkatkan kewaspadaan terutama yang berada di sekitar gunung tersebut.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Bali, Made Indra mengatakan, meski hingga kini, situasi masih terpantau aman, namun, diharapkan masyarakat mengikuti apa yang sudah diarahkan oleh pemerintah untuk penanggulangan bencana.

“Jangan panik itu saja, terpantau seperti yang dilaporkan sudah meningkat jadi Siaga dari status Waspada di Level II,” katanya, Selasa (19/9).

Indra menjelaskan, dengan kondisi aktivitas seperti saat ini maka, jika terjadi letusan, wilayah yang berpotensi bahaya diperkirakan berada di area Gunung Agung yang berada di lereng Utara, Tenggara, dan Selatan.

“Dari pengamatan terjadinya grafik peningkatan akibat adanya pergerakan vulkanik yang meningkat Senin (18/9) sejak pukul 19.00 Wita,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, gempa terasa dengan magnitudo Md3.11 terekam pada pukul 19.02 Wita dengan skala MMI II-III di Pos Pengamatan Gunungapi (PGA) Agung di Desa Rendang, Karangasem, Bali .

Status Waspada menjadi Siaga, terhitung dari data instrumental pascakenaikan status ke Level II (Waspada) pada 14 September 2017 hingga 18 September 2017 pukul 20.00 Wita. Dimana terekam 2 kali gempa Tremor Non-Harmonik dengan amplitudo 6 mm dan lama gempa 480 detik.

Serta 18 kali gempa Vulkanik Dangkal dengan amplitudo 2 – 10 mm dan lama gempa 7 – 40 detik. 355 kali gempa Vulkanik Dalam dengan amplitudo 2 – 10 mm, S-P 0.9 – 2.5 detik dan lama gempa 5 – 38 detik. Lalu 9 kali gempa Tektonik Lokal dengan amplitudo 6 – 8 mm, S-P 4.5 – 8 detik dan lama gempa 32 – 44 detik.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.