Minggu, 25 Oktober 2020

BNN Ungkap Target Rehabilitasi Pengguna Narkotika Tak Tercapai

BNN Ungkap Target Rehabilitasi Pengguna Narkotika Tak Tercapai

Foto: Badan Narkotika Nasional Propinsi (BNNP) Jatim berhasil mengungkap 15 kasus jaringan narkoba.(Ari/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com — Direktur Pasca Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN) Brigjen Budiyono mengatakan bahwa semakin meningkatnya pengguna narkotika di Indonesia, namun tidak diiringi dengan pencapaian target rehabilitasi terhadap pengguna narkotika.

“Intinya kita merehab setiap tahun, tahun 2017 targetnya 30 ribu orang, tapi sampai sekarang baru mencapai sekitar 60 persen, sekitar 16.000 orang,” ucap Budiyono di Kantor BNN, Jalan MT. Haryono, Jakarta Timur, Rabu (20/9).

Budiyono menjelaskan, permasalahan target yang tidak terpenuhi itu dikarenakan penggunanya malu dan takut saat menemui petugas. Dan masih ada anggapan dari pengguna, apabila melaporkan hal tersebut akan menjadi sebuah pandangan yang negatif di masyarakat.

“Ada yang merasa kalau lapor itu aib, ada juga persepsi, kalau lapor takut ditangkap. Padahal sudah dijamin undang-undang, kalau pecandu itu adalah korban yang akan kita tolong,” jelasnya.

Lebih lanjut Budiyono berharap kepada masyarakat untuk tidak takut dalam melaporkan, apabila memiliki keluarga yang kedapatan mengonsumsi barang haram narkotika dan sejenisnya.

“Pecandu segera melapor, minta untuk direhab itu gratis. Kalau sudah semua di rehab permintaan narkoba yang tinggi akan (menjadi) rendah,” pungkasnya. (Yog)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.