Minggu, 25 Oktober 2020

Din Syamsuddin Bicara soal Islam di Münster dan New York

Din Syamsuddin Bicara soal Islam di Münster dan New York

Foto: Ketua Dewan Pertimbangan MUI Din Syamsuddin. (ist)

Oleh: M. Hatta Taliwang*

New York, Swamedium.com — Mantan Ketua Umum Muhammadiyah Din Syamsuddin menjadi pembicara pada dua pertemuan internasional berturut-turut di Jerman dan Amerika Serikat. Pada Selasa (12/9) lalu Din menjadi panelis pada International Conference on Paths of Peace di Münster, Jerman.

Konferensi tahunan yg diadakan Community of Sant Egidio (organisasi internasional orang awam Katholik) ini dihadiri 600 peserta dari mancanegara, di antaranya tokoh-tokoh utama berbagai agama dunia.

Konferensi yang dibuka Kanselir Markel itu ikut dihadiri oleh Syaikh Al-Azhar At-Tayyib, Wakil Paus Fransiscus, Pemimpin Gereja Ortodoks Yunani, Pemimpin Buddha Risho Kosakai Jepang, dan Presiden Nigeria.

Din Syamsuddin menjadi pembicara pada sesi tentang agama-agama Asia Menghadapi Pasar Global. Dalam presentasinya, Din mengatakan bahwa era pasar bebas global meningkatkan arus sekularisasi dan orientasi materialistik yang anti Tuhan, maka agama-agama harus menampilkan peran profetik untuk meluruskan kehidupan duniawi tersebut dengan nilai-nilai moral dan etik.

Era globalisasi, lanjut Din, yang juga Presiden ACRP (Organisasi Tokoh-tokoh Agama Se Asia) menciptakan tidak hanya pasar bebas perdagangan tapi juga pasar bebas agama. Hal ini juga harus diatasi oleh para agamawan dengan terus meningkatkan dialog antar agama.

Setelah mampir sehari di London menemui Dubes RI Rizal Sukma guna membicarakan kerjasama Perguruan Tinggi Muhammadiyah dengan universitas-universitas di Inggris, Din melanjutkan perjalanan ke New York guna menghadiri Konferensi in Cultural Rapproachement between the USA and the Islamic World, Sabtu – Minggu (16-17/9).

Konferensi yang diprakarsai Rabithah Alam Islami (Liga Muslim Sedunia) ini dihadiri 200an tokoh Muslim dari seluruh dunia dan sejumlah tokoh non Muslim dari Amerika dan beberapa negara. Dari Indonesia ikut hadir Dr. Hidayat Nurwahid, Prof. Bahtiar Effendy (Ketua PP Muhammadiyah), dan Muhammad Siddiq (Ketua Umum Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia).

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.