Minggu, 25 Oktober 2020

Menteri Rini Tugaskan Inalum Ambil Saham Divestasi Freeport

Menteri Rini Tugaskan Inalum Ambil Saham Divestasi Freeport

Menteri Rini Soemarno sedang menyiapkan holding BUMN tambang. (ist)

Jakarta, Swamedium.com – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menugaskan PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) untuk mengambil 51% saham divestasi PT Freeport Indonesia (PTFI). Divestasi saham PTFI itu ditargetkan selesai pada Desember 2018.

Menurut Rini, pengambilan divestasi saham itu juga tidak harus menunggu BUMN Holding Pertambangan rampung. Pasalnya, dia menugaskan Inalum yang akan mengambil langsung.

“Sedang dalam proses (pengambilannya). Jadi, kami memang mengharapkan dan sudah mengusulkan harus selesai Desember 2018,” terangnya di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (20/9) yang dikutip KONTAN.

Terkait mekanisme pengambilalihannya, pemerintah juga sudah menyiapkan financial advisor serta lawyer. Saat ini, pemerintah sedang menyiapkan waktu pelaksanaan maupun valuasi harga divestasi saham Freeport. Ia mengakui, memang ada ditemukan kendala dalam valuasi harga khususnya mengenai perbedaan pandangan hitungan.

“Ini kan valuasinya berbeda-beda. Dari Freeport maunya begini, BUMN maunya begini,” ungkapnya. Namun sayang, ia enggan menjawab skema apa yang dipakai BUMN dalm valuasi harga ini. Karena asal tahu saja, Freeport menginginkan hitungan valuasi berdasarkan fair market value dengan memasukkan nilai cadangan produksi tambang sampai 2041.

Yang jelas, kata Rini, setelah valuasi harga selesai, pengambilan divestasi saham 51% perusahaan tambang asal Amerika Serikat (AS) itu tidak perlu menunggu Holding BUMN Pertambangan dibuat.

“Lagi proses. Tapi tidak harus menunggu (holding) karena yang ngambil kan Inalum. Memang proses holding kita akan selesaikan sebelum akhir tahun ini,” tandasnya.(*/maida)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.