Minggu, 25 Oktober 2020

Ditjen Migas Setop Operasional SPBU Vivo

Ditjen Migas Setop Operasional SPBU Vivo

Foto: Salah satu SPBU Vivo. (ist)

Jakarta, Swamedium.com — Direktur Jenderal (Dirjen) Minyak dan Gas (Migas) Ego Syahrial menghentikan sementara operasional SPBU Vivo pada Rabu, 20 September 2017 yang dikatakan banyak orang namanya mirip sebuah produk ponsel.

Ego menjelaskan, Vivo adalah penyalur dari PT. Nusantara Energy Plant Energy (NEPI), yang telah mempunyai Izin Usaha Umum BBM. Sesuai dgn ketentuan Permen ESDM no. 16 Tahun 2011, semua penyalur harus mendapatkan Surat Keterangan Penyalur (SKP) dari Ditjen Migas.

“Saat ini VIVO sudah mengajukan permohonan penerbitan SKP, namun dikembalikan oleh Ditjen Migas karena belum memenuhi persyaratan yang dibutuhkan,” kata Ego.

Untuk itu, per tanggal 20 September, Ditjen Migas telah meminta Vivo untuk menghentikan kegiatan uji cobanya, termasuk menutup logonya.

“Kami telah meminta PT. NEPI segera mengurus penyelesaian administrasi untuk mendapatkan Surat Keterangan Penyalur (SKP),” tutur Ego. (*/ls)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.