Minggu, 25 Oktober 2020

Ini Bahaya Minum Obat Antidepresan Tanpa Resep Dokter

Ini Bahaya Minum Obat Antidepresan Tanpa Resep Dokter

Foto: Mengonsumsi obat antidepresan harus sesuai petunjuk dokter. (ist)

Jakarta, Swamedium.com – Depresi banyak diderita oleh masyarakat modern dewasa ini. Tekanan hidup yang berat membuat sebagian orang menderita secara psikis, sehingga membutuhkan pertolongan dengan mengonsumsi obat antidepresan.

Penderita depresi harus segera mendapat pertolongan agar tidak berakibat fatal dan berujung pada kematian. Salah satu upayanya dengan memberi obat antidepresan.

Pemberian obat antidepresan juga tidak bisa sembarangan, tergantung dari berat atau ringannya depresi. Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization) membaginya menjadi tiga tingkatan, yaitu depresi ringan, depresi sedang dan depresi berat atau parah.

Sebab itu, pemberian obat antidepresan harus dengan resep dokter. Karena tergolong dalam obat keras, maka penggunaannya pun harus di bawah kontrol dokter. Secara umum, obat antidepresan aman dikonsumsi jika mengikuti petunjuk dokter.

Namun, beberapa jenis obat ternyata bisa dibeli di toko obat secara bebas. Padahal konsumsi obat jenis ini secara sembarangan tentu saja menimbulkan efek samping yang fatal.

Pasien gangguan cemas dan depresi pada umumnya memang bisa mengendalikan keluhan yang dialaminya setelah mengonsumsi obat tersebut.

Tetapi, antidepresan bukannya tanpa efek samping.

Menurut studi terbaru yang dilakukan oleh tim dari McMaster University, Kanada yang dirilis oleh Kompas.com, diketahui bahwa konsumsi antidepresan meningkatkan risiko kematian sampai 33 persen.

Konsumsi antidepresan dapat mencegah sejumlah organ utama berfungsi dengan baik, menghambat penyerapan serotonin–bahan kimia vital yang digunakan oleh jantung, ginjal, paru-paru dan hati dari alirah darah tubuh.

“Seharusnya tidak mengonsumsi obat-obatan antridepresan tanpa memahami dengan baik bagaimana mereka berinteraksi dengan tubuh,” kata Paul Andrews, associate professor at McMaster yang memimpin tim penelitian ini.

Para peneliti menarik data ratusan ribu orang untuk mendapatkan hasil ini.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.