Minggu, 25 Oktober 2020

Diduga Dibekingi Aparat, Preman GBK Makin Menggila

Diduga Dibekingi Aparat, Preman GBK Makin Menggila

Foto: Bisnis taksi online kini diatur tarifnya sesuai wilayah masing-masing. (ist)

Jakarta, Swamedium.com — Preman di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta kian marak dan makin menggila seakan tak tersentuh hukum. Para preman itu melakukan pungutan liar (pungli) dengan berpura-pura menjadi petugas parkir.

Padahal, saat masuk ke GBK, pengunjung telah membayar secara resmi retribusi parkir. Salah satu pengunjung yang juga sopir bus pariwisata (enggan disebut nama) mengaku sangat keberatan dengan pungli yang diminta oleh para preman. Para preman itu meminta dia membayar saat parkir sebesar Rp20.000. Padahal dirinya sudah membayar Rp.40.000 pada parkir resmi.

“Saya kasih Rp5.000 enggak mau, sudah gitu enggak ada karcis resmi setelah ambil uang mereka pergi,” katanya, Jumat (22/9).

Bahkan dia mengatakan, para preman itu bisa leluasa bergerak meski terlihat sejumlah petugas keamanan.

“Ada satpamnya tapi mereka diam saja. Bahkan saat saya lapor, satpam bilang kasih saja sekedar buat uang rokok,” ujarnya. Tapi kalau dihitung, bila setiap harinya ada 100 mobil masuk dan parkir maka berapa uang rokok yang didapatkan para preman tersebut.

Dia berharap petugas kepolisian bisa segera bertindak karena sebentar lagi Asian Games dilakukan di sana. (*/ls)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.