Minggu, 25 Oktober 2020

Jamaah Umroh Kecewa Polisi Enggan Tangani Kasus KRK

Jamaah Umroh Kecewa Polisi Enggan Tangani Kasus KRK

Foto: Bos biro umroh Kafilah Rindu Kabah, Ali Zainal Abidin yang tiba-tiba muncul saat konferensi pers di YLKI, Jumat (22/9). (Kompas)

Jakarta, Swamedium.com – Calon jamaah umroh korban penipuan agen perjalanan Kafilah Rindu Kabah (KRK) merasa kecewa kepada pihak kepolisian yang dinilainya enggan memproses pemilik KRK, Ali Zainal Abidin karena telah melakukan penipuan terhadap ribuan calon jamaah umroh.

Para korban telah melakukan laporan kepada kepolisian sejak tahun 2015 namun hingga kini tak kunjung mendapat tanggapan.

“Kita sudah melapor ke kepolisian tapi tidak ada tindak lanjut, padahal statusnya sudah jadi tersangka. Itu baik di bareskrim maupun polda metro,” kata salah satu korban, Mustofa saat konferensi pers di Kantor YLKI, Duren Tiga, Jakarta, Jumat (22/9).

Padahal, para pelapor siap membantu mengumpulkan segala data yang dibutuhkan oleh kepolisian, namun sampai hari ini mereka mengaku tidak ada tanda-tanda pemanggilan atau proses penyidikan.

“17 hari yang lalu bersama agen dan jamaah sudah melakukan komunikasi dengan penyidik apa yang perku kami dukung? Tapi belum ada update atau tanda-tanda persidangan,” kata Mustofa.

Para korban berharap pemerintah turun tangan mengatasi permasalahan ini. Mereka meminta agar Kompolnas segera memproses Azab (panggilan Ali Zainal Abidin).

“Kami minta pemerintah memberi rasa keadilan, ketenangan, sebab kehidupan kami sudah tidak baik. Kompolnas diminta menyelesaikan kasus ini, bagaimanapun pembuktian materil kita buktikan di pengadilan,” ujar Mustofa. (Ima)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.