Selasa, 20 Oktober 2020

Perangi Korupsi, KPK Dinilai Tak Bisa Hanya Andalkan OTT

Perangi Korupsi, KPK Dinilai Tak Bisa Hanya Andalkan OTT

Foto: Aktivis Gerakan Indonesia Bersih Adhie Massardi. (ist)

Jakarta, Swamedium.com — Meski berhasil melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap 6 kepala daerah dalam tiga bulan terakhir, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta tidak menjadikan OTT sebagai senjata andalan.

Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie M Massardi mengatakan, KPK tidak bisa mengandalkan OTT untuk memerangi korupsi yang sudah terstruktur dan masif terjadi di Indonesia.

“Korupsi di Indonesia terstruktur, sistematis dan masif. Tidak bisa hanya andalkan OTT,” kata Adhie dalam sebuah diskusi di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (23/9).

Mantan juru bicara di era Presiden Gus Dur ini meminta KPK untuk memaksimalkan fungsi pencegahan untuk mengatasi maraknya kasus korupsi yang dilakukan pejabat daerah. Selain itu, KPK juga diminta lebih gencar mengkampanyekan dampak buruk korupsi.

Dia pun mengambil contoh keberhasilan pemerintah dalam mengkampanyekan bahaya narkoba yang diidentifikasi sebagai musuh negara.

“Korupsi telah nyata nyata merusak negara sehingga harus diperangi dengan mengedepankan pencegahan,” tegas Adhie. (*/ls)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.