Sabtu, 24 Oktober 2020

BI Ngotot Aturan Biaya Isi Ulang E-money Untungkan Konsumen

BI Ngotot Aturan Biaya Isi Ulang E-money Untungkan Konsumen

BI ngotot aturan biaya isi ulang untungkan konsumen. (*/netralnews)

Jakarta, Swamedium.com – Keluarnya aturan Bank Indonesia atau BI soal biaya isi ulang (top-up) uang elektronik atau e-money menuai banyak kritikan masyarakat. Namun, BI berkilah aturan itu justru untuk melindungi kepentingan konsumen.

Direktur Program Elektronifikasi Departemen Kebijakan dan Pengawasan Sistem Pembayaran BI, Pungky Purnomo Wibowo mengatakan, bank sentral menerbitkan aturan terkait isi ulang adalah demi perlindungan dan kenyamanan konsumen.

Dia menjelaskan, selama ini biaya isi ulang uang elektronik yang ada di mitra bank seperti minimarket dan halte Transjakarta bervariasi, sehingga harus diseragamkan dan dibatasi. Kemudian, sebelum aturan keluar, industri perbankan yang menerbitkan kartu memberikan usulan biaya isi ulang Rp 1.500-2.000 per transaksi.

“Intinya kami ingin berikan perlindungan konsumen, dulu kan isi ulang di luar bank tidak diatur, harganya beda-beda. Sekarang kami minta tidak boleh lebih dari yang kami tetapkan,” ujar Pungky, Sabtu (23/9) yang dikutip Detikfinance.

Pungky menjelaskan, BI memberlakukan biaya maksimal untuk isi ulang di luar fasilitas bank atau on us Rp 750 per transaksi. Biaya ini dikenakan jika isi saldo di atas Rp 200.000. Namun aturan ini akan berlaku setelah peraturan terkait uang elektronik yang terbit pada 2014 disempurnakan.

Misalnya pemilik kartu Flazz yang mengisi di mesin ATM BCA atau e-Money di Bank Mandiri lebih dari Rp 200.000 boleh dikenakan biaya maksimal. Namun jika pengisian kurang dari Rp 200.000 tidak ada tarif yang dikenakan.

“Bank mau kenakan biaya nol boleh, seratus boleh, tapi maksimal Rp 750, bank juga boleh dapat margin tapi yang wajar. Karena kami mau masyarakat bisa nyaman dalam menggunakan non tunai,” jelas dia. Kemudian untuk isi ulang melalui mitra bank, dibatasi Rp 1.500 dan tidak boleh lebih. (*/maida)

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.