Minggu, 25 Oktober 2020

HRW Desak Militer Myanmar Hentikan Gunakan Ranjau

HRW Desak Militer Myanmar Hentikan Gunakan Ranjau

Foto: Azizu Haque, bocah Rohingya sedang dirawat di rumah sakit Bangladesh. Kedua kakinya hancur terinjak ranjau darat. (bbc)

Naypyidaw, Swamedium.com — Human Right Watch (HRW) menyatakan militer Myanmar sengaja memasang ranjau di perbatasan untuk menargetkan para pengungsi Rohingya.

Dari sejumlah bukti yang ada, HRW menegaskan bahwa pihak militer telah menempatkan ranjau darat anti-personel di titik-titik penyeberangan utama di perbatasan Myanmar-Bangladesh.

Penanaman ranjau-ranjau ini menimbulkan risiko besar bagi warga Rohingya yang mengungsi akibat kekejaman yang masih berlangsung di Rakhine, Myanmar.

“Bahaya yang dihadapi ribuan orang Rohingya yang melarikan diri dari kekejaman di Burma cukup mematikan walau tanpa menanam ranjau darat di perbatasan,” kata Direktur HRW Selatan Meenakshi Ganguly, Sabtu (23/9) kemarin.

Ganguly mendesak tentara Myanmar untuk menghentikan penanaman ranjau darat di sepanjang wilayah perbatasan.

“Militer Burma perlu berhenti menggunakan senjata terlarang ini, yang dapat membunuh dan melukai tanpa membedakan,” ujarnya seperti dikutip Anadolu Agency.

Tak hanya di wilayah perbatasan, beberapa saksi mata juga mengungkapkan bahwa militer Myanmar juga menanam ranjau di jalan-jalan di Rakhine sebelum melakukan penyerangan. (*/ls)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.