Senin, 19 Oktober 2020

Pemerintah Jangan Seenaknya Izinkan Asing Kuasai Bisnis Avtur

Pemerintah Jangan Seenaknya Izinkan Asing Kuasai Bisnis Avtur

Foto. Perjanjian Liberalisasi Penerbangan di kawasan Asia Tenggara mengancam industri penerbangan nasional. (nael)

Jakarta, Swamedium.com – Pengamat Energi, Ugan Gandar mengingatkan pemerintah agar tidak mengizinkan perusahaan swasta dan asing merebut bisnis Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis avtur di Indonesia. Penyediaan dan penyaluran avtur oleh BUMN harus dipertahankan karena ini bukti kedaulatan bangsa atas minyak dan gas.

“Jika mereka incar bisnis avtur hanya di daerah ‘basah’ dan menutup mata untuk bandara kecil seperti di Papua, Kalimantan, Sulawesi, dan lain-lain, maka jelas pemerintah harus tegas menolak kehadiran mereka,” kata dia dalam keterangan tertulisnya yang dikutip media, Sabtu (23/9).

Seperti diketahui, Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) baru-baru ini menyatakan akan memberi kesempatan‎ perusahaan minyak asal Inggris British Petroleum (BP) untuk berbisnis avtur di Indonesia.

Rencana BP masuk pasar avtur Indonesia dikemukakan Menteri Penerbangan dan Keamanan Internasional Inggris Lord Callanan saat bertemu dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, di Kantor Kementerian Perhubungan, Selasa (15/8).

Menurut Ugan, jika pemerintah membuka dan memberi kesempatan pada pihak asing atau swasta berbisnis avtur di negeri ini hanya pada bandara-bandara “basah” saja, maka pemerintah pun harusnya tidak melarang BUMN Pertamina ketika menghentikan bisnis dan penyaluran avtur di bandara-bandara kecil di seluruh negeri ini.

Dia melanjutkan, penyediaan dan penyaluran avtur di negeri ini oleh BUMN, harusnya dipahami sebagai kedaulatan bangsa atas Migas dan bukannya sebagai bisnis semata.

Jika dinilai bahwa harga jual avtur oleh BUMN Indonesia lebih mahal dari harga jual di negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia, ini harusnya dipahami bahwa ada faktor-faktor penyebab yang berbeda antara Indonesia dengan negara negara tersebut. “Misalnya luas wilayah yang ada yang berpengaruh terhadap ongkos angkut,” katanya.

Pages: 1 2 3

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.