Sabtu, 24 Oktober 2020

Geprindo Minta Panglima TNI Jangan Ragu Bertindak

Geprindo Minta Panglima TNI Jangan Ragu Bertindak

Foto: Presiden Geprindo Bastian Simanjuntak dan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto. (ist)

Jakarta, Swamedium.com — Terkait dengan beredarnya rekaman pernyataan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo di depan petinggi dan purnawirawan TNI dimana dalam pidatonya, dikatakan TNI akan menyerbu pihak-pihak yang memasukan senjata impor secara ilegal meskipun berhadapan dengan seorang jendral sekalipun.

“Pernyataan tersebut sangat serius dan sebaiknya panglima TNI tidak ragu-ragu bertindak tegas untuk membuktikan ucapannya. Jika tidak, dikhawatirkan akan banyak serangan opini dari pihak-pihak yang merasa terpojok atas ucapan panglima TNI,” kata Presiden Gerakan Pribumi Indonesia (Geprindo) Bastian P Simanjuntak melalui rilis yang diterima Swamedium.com, Senin (25/9) malam.

Dalam pidatonya, Jenderal Gatot mengatakan ada upaya amoral politik dari pihak-pihak tertentu demi menduduki jabatan kekuasaan, sehingga bisa membahayakan keberlangsungan Nlnegara.

Menurut Bastian, sebagai Panglima yang memiliki amanah untuk menjaga NKRI, maka sudah menjadi kewajiban panglima untuk berupaya menyelamatkan bangsa dan negara dari rencana-rencana jahat pihak tertentu yang ingin merusak fungsi-fungsi lembaga-lembaga negara untuk kepentingan kelompoknya.

“Panglima tidak perlu ragu dalam bertindak, tangkap orang-orang tersebut, segera buka kejahatan-kejahatan mereka di hadapan masyarakat, agar masyarakat tahu apa sebenarnya yang sedang terjadi di lingkaran elit,” tegas Bastian.

Dalam hal ini, Geprindo mengapresiasi apa yang dilakukan Panglima TNI, sebab, selama ini rakyat hanya mengetahui kondisi negeri ini dari luarnya saja.

“Selama ini yang kita tahu hanya luar-luarnya saja, namun dalam waktu yang sama masyarakat juga merasakan berbagai macam persoalan bangsa yaitu kehidupan masyarakat yang semakin sulit, pemberantasan korupsi yang lemah, kebangkitan komunis, maraknya investasi asing di Indonesia,” papar Bastian.

Sehingga, lanjut dia, ketika Panglima TNI mengeluarkan statemen yang keras terkait ada upaya amoral politik, maka timbul persepsi dalam benak masyarakat yang menghubung-hubungkan antara persoalan bangsa dengan situasi panas yang terjadi dalam tubuh elit yang berkuasa.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.