Jumat, 23 Oktober 2020

Grandprix, Anak Kupang yang Raih Gelar Doktor di Usia 24 Tahun

Grandprix, Anak Kupang yang Raih Gelar Doktor di Usia 24 Tahun

Grandprix, doktor termuda lulus dari ITB. (*/harnas.co)

Bandung, Swamedium.com – Yang muda yang berprestasi. Dia adalah Grandprix Thomryes Marth Kadja yang berhasil menyandang predikat doktor termuda Indonesia setelah dinyatakan lulus dengan nilai cumlaude dari Institut Teknologi Bandung (ITB) pada Jumat (22/9).

Gelar doktor itu diraihnya pada usia 24 tahun. Dia mampu menyelesaikan studi S-2 dan S-3 di ITB selama empat tahun dengan mengikuti program beasiswa Pendidikan Magister menuju doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU) yang digulirkan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) pada tahun 2013.

Grandprix menyelesaikan studi strata-1 di Universitas Indonesia dengan predikat cumlaude dan pernah menjadi juara Olimpiade Sains Nasional.

Selama menyelesaikan program PMDSU, Grandprix yang lahir di Kupang, NTT, 31 Maret 1993 mendapat bimbingan dari Dr. Rino Mukti, Dr. Veinardi Suendo, Prof. Ismunandar, dan Dr. I Nyoman Marsih sebagai promotornya.

Dalam kurun waktu itu, dia mampu mempublikasikan tujuh jurnal ilmiah skala internasional. Dalam sidang itu, pemuda yang akrab disapa Gepe itu mengenakan jas hitam dipadukan kemeja warna abu.

Sebelum dinyatakan lulus, Gepe sempat dicecar puluhan pertanyaan oleh para penguji. Namun, ia dapat menjawab seluruh pertanyaan penguji dengan lugas. Usai dinyatakan lulus, raut wajah sumringah terpancar dari wajah Gepe.

“Ya rasanya bangga dan terharu. Saya bisa menyelesaikan lebih cepat sekitar 2-3 tahun dari yang normal,” ucapnya. (*/maida)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.