Selasa, 27 Oktober 2020

KPK Bawa 20 Dus Bukti, Pengacara Setnov Termangu

KPK Bawa 20 Dus Bukti, Pengacara Setnov Termangu

Foto: Tim pengacara Setya Novanto termangu melihat ratusan dokumen yang dibawa KPK, Senin (25/9). (JawaPos)

Jakarta, Swamedium.com — Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membawa sebanyak 20 dus yang berisi bukti dalam sidang praperadilan di PN Jakarta Selatan, Senin (25/9). Hal ini membuat para pengacara Ketua Umum Partai Golkar itu termangu melihatnya.

Seperti dilansir JawaPos, di dalam ruang sidang, sekitar pukul 10.45 WIB, tim KPK mengeluarkan sekitar 200 dokumen dari dalam 20 dus tersebut. Bukti-bukti disebut KPK menguatkan bahwa penetapan tersangka terhadap Setya Novanto sudah sesuai aturan.

Ratusan dokumen itu berada di dalam 20 dus berwarna cokelat. Saat dokumen tersebut dihadirkan, beberapa tim pengacara Novanto tampak menopang dagu.

Sebelumnya, Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, pihaknya akan menghadirkan banyak bukti dalam persidangan Novanto hari ini.

“Sekitar 200 bukti dokumen akan mulai kami bawa ke persidangan besok,” ujarnya, Ahad (24/9).

Febri mengatakan, bukti-bukti tersebut akan menunjukkan indikasi keterlibatan Novanto dalam proyek yang merugikan negara hingga Rp2,3 triliun itu.

“Dari bukti ini dapat ditunjukkan kuatnya kontruksi dari kasus e-KTP ini, termasuk indikasi keterlibatan tersangka yang sudah kita tetapkan,” tegas Febri.

Seperti diketahui, KPK telah menetapkan Ketua DPR Setya Novanto sebagai tersangka dalam korupsi proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (KTP-el).

Ketua Umum Partai Golkar itu diduga menguntungkan diri atau orang lain atau korporasi. Selain itu, Novanto juga diduga menyalahgunakan kewenangan dan jabatan. Akibat tindakannya, negara diduga merugi Rp 2,3 triliun dari nilai proyek Rp 5,9 triliun.

Novanto yang pernah terjerat kasus ‘Papa Minta Saham’ itu disangka melanggar Pasal 3 atau Pasal 2 ayat 1 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. (*/ls)

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.