Minggu, 25 Oktober 2020

Soal 5000 Senjata Ilegal, DPR Minta Panglima dan Pemerintah Duduk Bersama

Soal 5000 Senjata Ilegal, DPR Minta Panglima dan Pemerintah Duduk Bersama

Foto: Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto. (ist)

Jakarta, Swamedium.com – Wakil Ketua DPR Agus Hermanto meminta kepada Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Wiranto duduk bersama untuk menyelesaikan dugaan 5 ribu pucuk senjata ilegal.

“Sebaiknya duduk bersama. Tapi sekali lagi, kita serahkan kepada pemerintah karena itu masih dalam lingkungan pemerintah,” kata Agus di Gedung DPR, Senin (25/9/2017).

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat ini menjelaskan kemarin sudah disampaikan oleh Menko Polhukam soal pernyataan Panglima TNI terkait adanya penyelundupan senjata hanya miskomunikasi.

“Ini kan masih dalam tubuh pemerintah sendiri antara Panglima dan BIN serta lainnya, ini masih dalam lingkup pemerintah. Tentunya yang terbaik kita serahkan pada pemerintah,” ujarnya.

Sebelumnya Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menyampaikan, ada institusi yang berencana mendatangkan 5.000 pucuk senjata secara ilegal dengan mencatut nama Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Indonesia.

“Ada kelompok institusi yang akan membeli 5000 pucuk senjata, bukan militer, ada itu pak, ada yang memaksa,” ungkapnya saat berpidato di hadapan para Purnawirawan Panglima TNI, Kepala Staf Angkatan serta Perwira Tinggi TNI dalam acara ‘Silaturahim Panglima TNI dengan Purnawirawan TNI di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (22/9/2017) malam

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.