Selasa, 20 Oktober 2020

Soal Senjata Ilegal, Jenderal Gatot: Saya tidak akan Tanggapi

Soal Senjata Ilegal, Jenderal Gatot: Saya tidak akan Tanggapi

Foto: Panglima TNI Jend. Gatot Nurmantyo usai Sholat Idul Fitri. (lucky/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com — Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menegaskan, TNI tidak pernah menjelaskan secara resmi tentang adanya institusi di luar TNI yang berencana mendatangkan 5.000 pucuk senjata secara ilegal ke Indonesia.

“Saya tidak pernah press release (soal senjata), saya hanya menyampaikan kepada purnawirawan, namun berita itu keluar. Saya tidak akan menanggapi terkait itu,” kata Jenderal Gatot di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Ahad (24/9) malam.

Terkait beredarnya rekaman suara di dunia maya, dirinya mengakui bahwa rekaman itu adalah memang benar pernyataannya.

“Seribu persen itu benar kata-kata saya. Tapi saya tidak pernah press release (mengeluarkan pernyataan pers), sehingga saya tidak perlu menanggapi hal itu,” jelasnya.

“Itu benar omongan saya, seribu persen, tapi tentang kebenaran isi konten rekaman itu saya tak mau berkomentar,” imbuhnya.

Menanggapi pernyataan Menko Polhukam Wiranto yang menyebut bahwa ada masalah komunikasi antara TNI, BIN dan Polri, dijelaskan Gatot, hal itu bisa ditanyakan langsung kepada Wiranto.

Dalam rekaman yang beredar, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menyebut adanya institusi tertentu yang akan mendatangkan 5.000 senjata secara ilegal dengan mencatut nama Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Pernyataan itu disampaikan Jenderal Gatot dalam silaturahim TNI dengan purnawirawan di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta, Jumat (22/9).

Acara tersebut dihadiri Menko Polhukam Wiranto, mantan Wakil Presiden Jenderal (Purn) Try Sutrisno, Laksamana TNI (Purn) Widodo AS, dan mantan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus Letnan Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto yang juga Ketua Umum Partai Gerindra, serta sejumlah petinggi TNI lainnya. (*/ls)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.