Minggu, 25 Oktober 2020

Perusahaan Asal Jiangsu China Garap 24 Proyek di Indonesia

Perusahaan Asal Jiangsu China Garap 24 Proyek di Indonesia

Foto: Perusahaan Jiangsu asal China garap 24 proyek di Indonesia. (*/triindonesia)

Nanjing, Swamedium.com – Perusahaan-perusahaan asal Provinsi Jiangsu, Cina agresif berinvestasi di Indonesia. Saat ini, mereka mengerjakan 24 proyek di Indonesia dengan nilai investasi mencapai ratusan triliun rupiah yang ditanamkan di bisnis pertambangan, minyak, infrastruktur hingga pertanian.

Nilai investasi perusahaan China dari sebagian proyek yang sedang berjalan saja mencapai 32 miliar dolar AS atau kisaram Rp425 triliun dengan asumsi perhitungan kurs Rp13.300 per dollar.

“Proyek luar negeri dari Jiangsu di Indonesia adalah yang terbesar dibanding di negara Asia lainnya,” kata Deputi Direktur bidang Investasi dan Hubungan Luar Negeri pada Komisi Pembangunan dan Reformasi Provinsi Jiangsu, Hang YouFei, saat menerima kunjungan wartawan dari negara-negara ASEAN di Nanjing, awal pekan ini.

Beberapa proyek besar yang telah beroperasi antara lain, tambang nikel dan besi senilai 995 juta dolar AS, industri semen senilai 350 juta dolar AS, serta pembangunan kawasan industri untuk pengolahan karet, pertanian, dan kilang minyak senilai 310 juta dolar AS.

Salah satu perusahaan asal provinsi yang terletak di pesisir Timur-tengah Cina itu juga mendanai pembangunan sebuah kawasan industri di Kalimantan Timur, yang mengintegrasikan sektor pertanian dan industri. Kawasan ekonomi yang mulai aktif beroperasi sejak 2013 itu dijalankan oleh delapan perusahaan yang bernilai total 1,1 miliar dolar AS.

“Pendapatan atas penjualan berbagai produk yang dihasilkan dari kawasan industri tersebut diperkirakan mencapai 2 miliar dolar AS pada 2019,” tutur YouFei.

Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah provinsi dan perusahaan-perusahaan swasta asal Jiangsu telah berupaya mempromosikan kerja sama kapasitas industri internasional. Empat sektor terpenting yang menjadi keunggulan Jiangsu yakni mekanikal, transportasi, kelistrikan, serta teknik kelautan.

Provinsi yang memiliki pertumbuhan rata-rata 7,8 persen per tahun itu juga unggul dalam empat sektor industri yang sifatnya relatif tradisional yaitu tekstil, petrokimia, meteorologi, dan material konstruksi. Saat ini, perusahaan-perusahaan asal Jiangsu memiliki total 401 proyek yang sedang dan akan berjalan di berbagai negara, termasuk 11 diantaranya yang berada di Thailand.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.