Minggu, 25 Oktober 2020

Yusril Sebut BUMN Punya Banyak Masalah Gugatan Tanah

Yusril Sebut BUMN Punya Banyak Masalah Gugatan Tanah

Foto: Prof. Yusril Ihza Mahendra. (Republika)

Jakarta, Swamedium.com — Pengacara senior Prof Yusril Ihza Mahendra menyebut bahwa banyak Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tidak rapih dalam mendokumentasikan bukti-bukti hukum. Hal tersebut memicu munculnya gugatan tanah yang menyeret beberapa BUMN seperti PT KAI dan kini menimpa Perum Badan Usaha Logistik (Bulog).

Kasus gugatan tanah melibatkan Bulog tengah menjadi sorotan setelah terlibat dalam sengketa lahan di Kelapa Gading.

“Sertifikatnya ada dan itu merupakan alat bukti yang kuat,” kata Yusril dalam konferensi pers di Gedung Bulog, Senin (25/9) kemarin.

Selama ini, diakui Yusril tidak ada pihak-pihak yang mengganggu tanah tersebut. Tapi kini seorang bernama Tan Heng Leok melalui Perjanjian Pelepasan Hak dengan ahli waris Kiman bin Riban tertanggal 28 Oktober 2014 muncul mengklaim sebagai pemilik tanah.

Padahal, kata dia, dalam kurun waktu 30 tahun tidak ada pihak yang menggugat maka pemilik sertifikat berhak atas kepemilikan objek itu termasuk Bulog. Berbekal bukti-bukti kuat yang dimiliki Bulog, Yusril selaku kuasa hukum Bulog pada kasus ini mengajukan banding.

“Kita lawan kalau bukti-bukti yang kita ajukan kuat, kita akan menang,” tegasnya.

Lahan seluas lebih dari 5 hektare tersebut sudah lebih dari 30 tahun digunakan Bulog sebagai Kantor Perum Bulog Divre Jakarta-Banten. Sertifikat lahan tersebut sudah dimiliki oleh Bulog dengan status hak pakai sejak 1973.(*/ls)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.