Minggu, 25 Oktober 2020

Demokrat Anggap Fahri Langgar Prosedur

Demokrat Anggap Fahri Langgar Prosedur

Foto: Politikus Partai Demokrat Agus Hermanto. (Danang/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com – Aksi walk out yang terjadi dalam rapat paripurna penyampaian kinerja Panitia Khusus (Pansus) Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terjadi karena Fahri Hamzah sebagai pimpinan rapat paripurna tidak bisa mengakomodir perbedaan pendapat antar fraksi di DPR.

Bahkan Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Agus Hermanto menilai Fahri telah melanggar prosedur penetapan keputusan.

“Hal ini tentunya di luar atau tidak sesuai dengan prosedur apa yang ada di dalam tatib untuk pengambilan keputusan sehingga ada beberapa teman yang walkout dan kami menyadari penuh itu,” katanya di Gedung DPR Rabu (27/9).

Agus menjelaskan, Fahri harusnya memberikan waktu untuk melakukan lobi pada setiap fraksi. Lobi itu dilakukan untuk mengambil keputusan yang mufakat.

“Pak Fahri tidak bisa mengakomodir dari perbedaan teman-teman saat mengambil keputusan lebih cepat diketok, tidak diberikan ruang yang cukup untuk melaksanakan lobi,” ujarnya.

Untuk diketahui, beberapa fraksi partai memutuskan keluar ruang paripurna usai Pansus angket KPK melaporkan hasil kerja, salah satunya Fraksi PAN. Sekretaris Fraksi PAN Yandri Susanto mengaku kecewa dengan kepemimpinan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah saat rapat berlangsung.

Yandri menilai, Fahri terlalu terburu-buru memutuskan persetujuan laporan kinerja Pansus angket KPK. Seharusnya, kata Yandri, Fahri menanyakan pandangan seluruh fraksi atas laporan yang disampaikan Ketua Pansus angket KPK Agun Gunandjar Sudarsa.

“Menurut kami pertama pimpinan terlalu terburu-buru ya dalam mengetuk palu, tidak mencerminkan mekanisme yang ada,” kata Yandri di Komplek Parlemen, Senayan,Jakarta, Selasa (26/9). (*/Dng)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.