Minggu, 25 Oktober 2020

Kredit Macet Meningkat, Bank Permata Mulai Berbenah

Kredit Macet Meningkat, Bank Permata Mulai Berbenah

Kredit macet mulai membayangi industri perbankan di tanah air. (*/panoramio)

Jakarta, Swamedium.com – Kredit bermasalah atau kredit macet (Non Performing Loan/NPL) mulai membayangi industri perbankan, salah satunya PT Bank Permata Tbk. Perseroan saat ini terus melakukan upaya pemulihan kredit macet agar kinerja bank tetap sehat.

Tingginya NPL itu bisa dipicu oleh kondisi ekonomi yang memburuk atau tata kelola bank yang kurang baik.

Bank Permata berharap bisa menjaga rasio NPL di bawah 5% atau dibawah batas toleransi yang diberikan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebesar 5%. Tercatat, NPL gross Bank Permata sebesar 4,7% dan NPL Net sebesar 1,8% per 30 Juni 2017.

“Pokoknya NPL di bawah 5%, terus net sudah 1,8% semoga bisa dipertahankan,” ujar Direktur Utama Permata Bank Ridha DM Wirakusumah di Kantor Pusat Bank Permata, Jakarta, Selasa (26/9) yang dikutip Okezone.

Senada dengan Ridha, Direktur Keuangan Bank Permata Lea Setianti Kusumawijaya menyatakan, Bank permata terus melakukan upaya pemulihan kredit bermasalah. Bank Permata juga telah melepas beberapa aset bermasalah untuk mengurangi beban kredit bermasalah.

Sebagai catatan, NPL gross Bank Permata pernah mencapai 8,8% pada Desember 2016. Kondisi ini, memaksa perusahaan untuk melakukan berbagai upaya pemulihan untuk membenahi kredit bermasalah.
“Penyelesaian aset bermasalah masih berjalan, jadi ada upaya restrukturisasi dan likuiditas juga semua on going,” kata dia.

Sementara itu, OJK menginformasikan selama awal tahun ini, kredit macet meningkat, namun kualitas kredit dinilai masih terkendali.

Sebelumnya, Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara meyakini, jika tingginya NPL tidak akan mempengaruhi kinerja perbankan nasional. Sebab, pencadangan perbankan masih cukup ditambah lagi dengan rasio kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) yang cukup baik, di atas 20 persen.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.