Minggu, 25 Oktober 2020

PT IBU Minta Maaf Soal Kisruh Beras, Ada Apa?

PT IBU Minta Maaf Soal Kisruh Beras, Ada Apa?

PT IBU minta maaf secara terbuka soal kisruh beras. (nael)

Jakarta, Swamedium.com- Tiba-tiba produsen beras Maknyuss, PT Indo Beras Unggul (IBU) melalui Komisaris Utama Anton Apriyantono meminta maaf secara terbuka kepada kepolisian Republik Indonesia (Polri) serta masyarakat Indonesia. PT IBU minta maaf atas terjadinya kisruh beras dan polemik yang terjadi di media massa beberapa waktu lalu.

“Saya secara pribadi dengan segala kerendahan hati kami menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada kepolisaian negara RI dan masyarakat luas apabila pada pernyataan saya yang dikutip beberapa media massa pada waktu lalu,” ucap Anton di Hotel Gran Melia, Jakarta Selatan, Rabu (27/9).

Menurut Anton, sebagai pihak penanggungjawab dari perusahaan tersebut. dirinya akan berupaya berkonsentrasi dalam melakukan evaluasi dan langkah pembenahan secara komprehensif dari seluruh rangkaian proses produksi beras.

“Sebagaimana temuan yang dilakukan oleh pihak kepolisian, kami akan melakukan evaluasi dan pembenahan dari kualitas produksi beras, menjaga keakuratan informasi dalam pelabelan dan menjaga keberlangsungan usaha dengan continous improvement,” paparnya.

Perlu diketahui, PT IBU sebagai produsen sejumlah merk beras ternama mendapat tuduhan melakukan kecurangan dengan membeli gabah pada harga lebih tinggi dari yang ditetapkan pemerintah dan memalsukan kualitas beras.

Kemudian, beras dijual dengan harga berkali-kali lipat dari yang semestinya. polisi pun melakukan penggerebekan gudang PT IBU di Karawang, Kabupaten Bekasi. Dalam gudang berkapasitas 2.000 ton itu, polisi menyita 1.100 ton beras siap edar.

Penggerebekan pihak kepolisian itu menuai protes masyarakat. PT IBU juga mendapat pembelaan dari banyak kalangan masyarakat.

Namun pada akhirnya, polisi menetapkan Direktur Utama PT IBU Trisnawan Widodo sebagai tersangka. Trisnawan dijerat Pasal 382 BIS tentang Perbuatan Curang dan Pasal 144 jo Pasal 100 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.