Jumat, 23 Oktober 2020

Aliansi UI Beraksi Gelar Aksi Ciduk Setya Novanto

Aliansi UI Beraksi Gelar Aksi Ciduk Setya Novanto

Foto: Ilustrasi. (Liputan6)

Jakarta, Swamedium.com — Kasus KTP elektronik yang disebut sebagai kasus megakorupsi di Indonesia dengan jelas merugikan negara. Dari total anggaran sebesar Rp 5.9 triliun, sekitar Rp 2,7 triliun dikorupsi. KPK sebagai lembaga yang berwenang dalam penanganan kasus korupsi di Indonesia telah menetapkan 5 tersangka dalam kasus KTP elektronik.

Namun, salah satu tersangka yang diduga menerima aliran dana KTP elektronik sebesar Rp 574 miliar belum juga di tahan. Tersangka tersebut adalah Setya Novanto, yang hingga kini masih menjabat sebagai Ketua DPR RI 2014-2019.

Melihat adanya masalah tersebut, mahasiswa UI yang tergabung dalam aliansi UI Beraksi (Berantas Korupsi) menggelar aksi di depan gedung DPR. Aliansi UI Beraksi tersebut terdiri dari BEM FMIPA, BEM FIK, dan juga BEM FIA UI.

“Aksi ini kami lakukan agar Setya Novanto dapat terciduk dan segera dipenjarakan. Sebagai tersangka, sudah sepatutnya ia ditahan untuk menjalani proses hukum yang berlaku agar penuntasan kasus e-KTP dapat terselesaikan” tegas Ketua Aliansi UI Beraksi Zaadit Taqwa, di depan Gedung DPR, Jakarta, Kamis (28/9).

Beberapa perwakilan mahasiswa dari UI Beraksi melakukan audiensi dengan Mahkamah Dewan Kehormatan (MKD) DPR. Audiensi dilakukan untuk menyampaikan tuntutan aliansi UI Beraksi agar MKD dapat bertindak tegas terhadap Setya Novanto sebagai anggota DPR yang telah di tetapkan sebagai tersangka. (*/ls)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.