Senin, 26 Oktober 2020

Bangun Koalisi untuk Pilgub Jatim, Tiga Parpol Gelar Nobar G30S/PKI

Bangun Koalisi untuk Pilgub Jatim, Tiga Parpol Gelar Nobar G30S/PKI

Foto: Sekretaris DPW PKS Jatim, Irwan Setiawan. (Triwahyudi Ari/swamedium)

Surabaya, Swamedium.com — Keseriusan sejumlah partai di Jatim membentuk koalisi dalam menghadapi kontestasi Pilgub Jatim 2018, nampaknya mulai transparan. Bahkan memanfaatkan momen peringatan Hari Kesaktian Pancasila.

Tiga partai, yakni Partai Gerindra, PAN dan PKS akan menggelar nonton bareng film pengkhianatan G30S/PKI di Dyandra Convention Hall, Surabaya, Jumat (29/9) besok.

Sekretaris DPW PKS Jatim, Irwan Setiawan mengatakan, kegiatan nobar film G30S/PKI merupakan upaya membentengi Jatim dari komunisme sebab Jatim merupakan provinsi religius yang mayoritas penduduknya beragama Islam.

“Alhamdulillah partai-partai di Jatim memiliki keinginan yang sama sehingga bisa bersinergi dalam kegiatan nobar film G 30 S/PKI,” ungkap anggota komisi C DPRD Jatim saat dikonfirmasi di Surabaya, Kamis (28/9).

Ditanya apakah kebersamaan ini akan berlanjut di Pilgub Jatim 2018, dengan lugas Irwan menyatakan masih terus melakukan komunikasi intensif dengan sejumlah partai, termasuk dengan Gerindra dan PAN.

Pasalnya, PKS memang harus berkoalisi karena kursi yang dimiliki belum bisa memenuhi syarat untuk mengusung calon sendiri.

“Memang ada usulan kita sepaket dengan Gerindra di Pilkada Jatim. Namun soal calon yang diusung itu diserahkan kepada masing-masing partai,” jelasnya.

Sementara itu, Bendahara DPW PAN Jatim, Agus Maimun mengatakan kegiatan nobar ini bagian dari penjajakan membangun koalisi bersama di Pilgub Jatim 2017.

Pasalnya, sudah jauh hari sejumlah partai menengah di Jatim membangun komunikasi politik intensif dalam menghadapi agenda politik lima tahunan tersebut

Sedangkan Partai Gerindra Jatim melalui Sekretaris DPW Gerindra Jatim, Anwar Sadad mengatakan, pihaknya berharap kebersamaan sejumlah partai di Jatim ini bisa berlanjut di Pilkada Jatim 2018 dengan membentuk koalisi partai.

Sebab, hanya PKB yang bisa mengusung pasangan calon sendiri tanpa koalisi karena kursi yang dimiliki di DPRD Jatim dibawah 20 kursi.

“Mudah-mudahan kebersamaan ini bisa berlanjut di Pilkada Jatim mendatang,” pungkas pria asal Pasuruan ini. (Ari)

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.