Senin, 26 Oktober 2020

FAKTA: Kasus Penipuan Perusahaan Asuransi Bukan Barang Baru

FAKTA: Kasus Penipuan Perusahaan Asuransi Bukan Barang Baru

Foto: Ketua Forum Warga Kota Jakarta (FAKTA) Azas Tigor Nainggolan (ist)

Jakarta, Swamedium.com- Forum Warga Kota Jakarta (FAKTA) menilai kasus tindak pidana penipuan yang dilakukan perusahaan asuransi jiwa bukanlah barang baru. Dimana nasabah sudah memberikan uangnya namun perusahaan tersebut tidak ada upaya memberikan pelayanan terbaiknya.

Ketua Forum Warga Kota Jakarta (FAKTA) Azas Tigor Nainggolan mengatakan, setelah kasus PT Asuransi Allianz terangkat ke publik, hal itu membangun kesadaran masyarakat dalam mengungkap pengalaman kerugian yang telah mereka alami dengan perusahaan asuransi.

“Banyaknya pengaduan nasabah asuransi yang kecewa atas pelayanan klaim polisnya menunjukkan banyak perusahaan asuransi yang suka tipu-tipu. Persoalan kesulitan klaim asuransi bukan barang baru dalam kasus antara nasabah dengan asuransinya tapi perusahaan asuran terus saja dengan pelayanan buruknya,” ucap Azas dalam keterangan persnya, Kamis (28/9).

artinya kasus penipuan perusahaan asuransi bukan hanya dilakukan PT asuransi Allianz saja. Melainkan, Masih banyak perusahaan asuransi di luar sana yang mencoba berburu calon nasabahnya dengan berbagai cara agar menarik perhatian publik agar menjadi nasabah perusahaan asuransi tersebut.

“Atas nama target itu si agent dan hausnya perusahaan asuransi maka calon nasabah dijerat berbagai tipu-tipu manis di awal yang akhirnya merugikan nasabah di kemudian hari. Selain itu juga saat nasabah ingin mencairkan polisnya ada saja syarat-syarat yang memberatkan dan menyulitkan nasabah untuk mengambil uangnya sendiri oleh perusahaan asuransinya,” paparnya.

Lebih lanjut Azas berharap kepada Pemerintah dan kepolisian untuk mengembangkan kasus penipuan yang dilakukan perusahaan asuransi dengan membuka Pos Pengaduan Nasabah Asuransi untuk membantu masyarakat yang merasa dirugikan oleh pelayanan perusahaan asuransi yang buruk.

“Melakukan pengawasan ketat dan memberikan sanksi sangat berat kepada perusahaan asuransi yang terbukti menipu atau merugikan masyarakat sebagai nasabahnya,” pungkasnya. (Yog)

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.