Minggu, 25 Oktober 2020

Pelaksanaan Imunisasi MR Tak Maksimal, Gubernur Jatim Gelar Rapat Mendadak

Pelaksanaan Imunisasi MR Tak Maksimal, Gubernur Jatim Gelar Rapat Mendadak

Foto: Gubernur Jatim Soekarwo secara mendadak mengumpulkan 5 daerah yang dinilai masih belum memenuhi target nasional imunisasi MR sebesar 95 persen. (Triwahyudi Ari/swamedium)

Surabaya, Swamedium.com — Gara-gara pelaksanaan Imunisasi MR kurang maksimal di 5 Daerah, Gubernur Jatim Soekarwo secara mendadak mengumpulkan 5 daerah yang dinilai masih belum memenuhi target nasional sebesar 95 persen tersebut.

Lima daerah tersebut diantaranya Kota Batu, Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Sumenep, dan Kabupaten Lumajang di Gedung Negara Grahadi, Rabu (27/9).

Orang nomor satu di Jatim ini memimpin secara langsung rapat tersebut didampingi Direktur Unicef untuk Pulau Jawa, Arie Rukmantara bersama Kepala Dinas Kesehatan Prov. Jatim, Dr. Kohar Hari Santoso. Meski tak dihadiri kepala daerah di lima wilayah tersebut, rapat tersebut berjalan maraton.

Direktur Unicef untuk Pulau Jawa, Arie Rukmantara mengatakan meski terdapat 5 kabupaten/kota di Jatim yang masih belum memenuhi target, diharapkan hingga 2 minggu kedepan ketertinggalan tersebut mampu terpenuhi.

“Ini semua kita apresiasi dengan baik. Untuk itu kita memberikan penghargaan setinggi-tingginya sebagai provinsi teladan, tidak hanya regional saja tetapi secara dunia. Dan rencananya akan kita agendakan (diundang Unicef menerima penghargaan, Red),” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Jatim Soekarwo mengatakan dari 38 kabupaten/kota di Jatim, pelaksanaan imunisasi vaksin MR, 5 daerah masih belum memenuhi target nasional.

Dari data yang masuk di Unicef per 26 September 2017, Kota Batu masih mencapai 88,97 persen, Kabupaten Pamekasan (96,14 persen), Kabupaten Bangkalan (96,79 persen), Kabupaten Sumenep (93,44 persen) dan Kabupaten Lumajang (85,15 persen).

“Untuk Lumajang tadi sudah menyanggupi dan bisa mencapai 95 persen sebelum tanggal 30 September mendatang. Dan kita sepakat akan kita tambah selama 2 minggu lagi,” katanya.

Sedang untuk 4 kabupaten lainnya, Pakde Karwo akan memerintahkan kepada Kepala Dinas KesehatanProvinsi Jatim untuk terjun ke empat wilayah tersebut.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.