Minggu, 18 Oktober 2020

Proyek Meikarta Tetap Jalan, Warga Keluhkan Material Tanah di Jalan

Proyek Meikarta Tetap Jalan, Warga Keluhkan Material Tanah di Jalan

Foto: Pekerja proyek Meikarta membersihkan material tanah yang berserakan di jalan. Walau belum mengantongi izin, proyek ini masih terus berjalan. (ucuy/swamedium)

Cikarang, Swamedium.com — Sampai saat ini, megaproyek Meikarta di Desa Cibatu, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi masih terus berjalan. Warga setempat pun mulai mengeluhkan tumpahnya material tanah di jalanan.

Salah seorang warga Kp. Cibatu, RT 11/05, Desa Cibatu, Kadoet mengatakan lumpur dari tanah urugan pembangunan Meikarta yang tumpah di jalan telah menimbulkan masalah pada warga.

Menurut Kadoet, seperti dikutip beritacikarang, tanah lumpur yang tumpah di jalan itu sangat membahayakan kepada pengendara sepeda motor.

Pernah terjadi, warga yang sedang membawa barang terpeleset saat melewati jalanan yang sudah licin itu akibat diguyur hujan.

“Iya, tadi saya melihat pengendara motor yang terpeleset kemudian motor dibelakangnya ikut terjatuh juga,” kata dia.

Salah seorang pekerja proyek mengakui ada tumpahan material tanah dari mobil proyek yang melewati jalan itu. Ketika hujan turun, tanah yang berserakan di jalan itu berubah menjadi lumpur dan licin.

“Sudah dibersihkan. Itu karena hujan dan ada keluar masuk mobil proyek yang ngelewatin jalan,” ucap pekerja itu. (*/d)

Related posts

6 Comments

  1. Anonim

    nih berita bener atau hoax nih? bisa kena undang2 IT nih kalo nyebar hoax… perlu diingat juga, kalo yang namnya jalanan apalagi jalanan di proyek sudah pasti banyak tanah atau debu dan material lain yg jatuh ke jalan, lagi pula setiap hari dibersihkan kok.

    Reply
  2. iwan

    dimana-mana klu ada proyek pembangunan ya udah pasti ada yang begituan lah, liat tuh proyek jalan layang di kalimalang, udah jalan nya mkin sempit di tmbah lagi dengan debu akibat proyek itu…gue ykin jg pst di siram trus kok tuh sisa material di jalanan dkt proyek meikarta…krena mreka kan juga mikirn aspek kesehatan

    Reply
  3. iwan

    warga ngeluh??warung nasi nya rame krena pekerja meikarta ngeluh juga??jgn lah kita jadi manusia yang munafik…hidup itu selalu ada 2 pilihan, baik dan buruk, jalaani aja, masalah debu dan material kan semua proyek jg begitu, pengembang ga bakal lepas tgn lah dgn itu

    Reply
  4. Nency

    hebat juga portal ini, warga yang terpeleset aja bisa dibuat sebagai berita, hahahaaa, jangan-jangan ini portalnya lsm yang dari awal sudah kontra dengan meikarta ini

    Reply
  5. Anonim

    habis gelap terbitlah terang, sudah lumrah itu dan itu pasti akan berlalu ada masanya gak mungkin gitu terus, lagian jalan yang mereka gunakan kan jalan mereka yang bangun sendiri, dan warga seharusnya tidak boleh masuk ke wilayah proyek.

    Reply

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.