Minggu, 25 Oktober 2020

Soal 5000 Senjata, Mantan Menkopolhukam: Tak Mungkin Panglima Bicara Ngawur

Soal 5000 Senjata, Mantan Menkopolhukam: Tak Mungkin Panglima Bicara Ngawur

Foto: Eks Menkopolhukam Laksamana (Purn) TNI Tedjo Edhie. (Triwahyudi Ari/swamedium)

Surabaya, Swamedium.com — Mantan Menkopolhukam Laksamana (Purn) TNI Tedjo Edhy Purdijatno membela langkah Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo yang mengungkap rencana pembelian 5000 pucuk senjata oleh institusi non militer.

”Tak mungkin Panglima TNI bicara ngawur. Tentunya adanya data dan laporan intelijen yang masuk kepadanya,” ungkapnya saat menghadiri bedah buku berjudul Senyum Anak Desa di Surabaya, Kamis (28/9).

Diungkapkan oleh Kepala Staf TNI AL era Presiden SBY itu, pernyataan Jenderal TNI Gatot Nurmantyo tersebut tak mungkin asal-asalan dalam memberikan pernyataan didepan para seniornya TNI.

”Panglima TNI memiliki perangkat intelijen antara lain BAIS, asisten intelijen. Sekali lagi tak mungkin Panglima TNI bicara ngawur,” terangnya.

Sebelumnya, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengungkapkan adanya rencana institusi non militer yang akan membeli 5000 pucuk senjata. Pernyataan Panglima TNI tersebut diungkapkan saat berpidato di hadapan para Purnawirawan Panglima TNI, Kepala Staf Angkatan serta Perwira Tinggi TNI dalam acara ‘Silaturahim Panglima TNI dengan Purnawirawan TNI di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (22/9) lalu. (Ari)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.