Minggu, 25 Oktober 2020

TDL Terus Naik, Mengapa Beban Keuangan PLN Berat?

TDL Terus Naik, Mengapa Beban Keuangan PLN Berat?

Foto. Ilustrasi. (Nael/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com – PT. PLN (Persero) Tbk memiliki beban keuangan yang berat disebabkan banyaknya pembangkit-pembangkit listrik yang harus dibangun PLN. Sementara, pembangkit-pembangkit listrik itu dalam tiga sampai lima tahun ke depan belum bisa menyumbang pendapatan bagi PLN.

Beban PLN saat ini adalah membereskan pembangunan mega proyek listrik 35.000 megawatt dan juga menyelesaikan proyek mangkrak fast track program tahap II sebesar 10.000 MW.

Menurut Menteri ESDM Ignatius Jonan, Rabu (27/9), pembangunan mega proyek listrik 35.000 MW itu sebagian akan diserahkan ke pihak swasta karena keuangan PLN tidak mampu. Proyek tersebut juga diperkirakan baru selesai tahun 2023-2024.

Sebagaimana dirilis oleh KONTAN, selain dua proyek besar itu, PLN juga tengah membangun gardu induk dan transmisi di seluruh Indonesia. Termasuk penugasan menerangi 2.500 desa serta menerangi daerah terdepan, terluar, dan tertinggal dengan memakai Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD). Maka, tidak heran jika PLN menangung risiko keuangan yang tinggi.

Di sisi lain, pendapatan PLN hanya dari subsidi pemerintah dan juga penjualan listrik.

Kepala Satuan Komunikasi Korporat PT PLN I Made Suprateka mengungkapkan, meskipun memiliki beban keuangan yang besar, PLN tetap harus bisa mencari cara mendapatkan pendanaan untuk mengerjakan proyek kelistrikan di Indonesia.

Made menjelaskan, beban keuangan tersebut ditanggung PLN bukan karena ketidakmampuan PLN mengelola keuangan, namun karena banyaknya pembangkit-pembangkit yang harus dibangun PLN. Pembangkit-pembangkit listrik ini dalam tiga sampai lima tahun belum bisa menyumbang pendapatan bagi PLN.

Menurut Made, PLN terus berupaya agar bisa mengurangi risiko dengan lima cara berikut ini.

Pertama, dengan memanfaatkan grace periode, yakni PLN hanya membayar bunga saja dan tidak
membayar angsuran.

Pages: 1 2 3

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.