Sabtu, 24 Oktober 2020

Banceuy, Kandang Kuda, Penjara sampai Glodoknya Bandung

Banceuy, Kandang Kuda, Penjara sampai Glodoknya Bandung

Foto: Situs Penjara Banceuy atau Monumen Sel Bung Karno di Kompleks Pertokoan Banceuy Permai, Kota Bandung. (Ariesmen/swamedium)

Bandung, Swamedium – Situs Penjara Banceuy atau Monumen Sel Bung Karno di Kompleks Pertokoan Banceuy Permai, Kota Bandung, menjadi salah satu saksi bisu lahir pledoi Indonesia Menggugat (Indonesie Klaagt Aan).

Bekas penjara itu, saat ini sudah tidak ada. Hanya tersisa satu sel, sel nomor 5 tempat dimana Bung Karno pernah menjadi penghuninya selama 1 tahun 2 bulan.

Sel tempat Bung Karno ditahan hanya berukuran, lebar 1,5 meter, panjang 2,1 meter, dan tinggi 2,5 meter. Sel tersebut dibiarkan dalam kondisi asli, di dalamnya ada barang mock-up yang dulu pernah ada saat Soekarno menghuni sel tersebut.

Di areal monumen, pengunjung bisa membaca jejak sejarah Soekarno dalam merintis pergerakan kemerdekaan RI. Selain itu, juga ada patung Bung Karno.

Satu sel dalam penjara itu dipertahankan karena di dalamnya pada Desember 1929, seorang pemuda bernama Soekarno yang merupakan ketua Partai Nasional Indonesia (PNI) dijebloskan ke dalamnya.

Menurut catatan sejarah, Soekarno tidak ditahan sendirian, melainkan bersama rekan-rekannya sesama anggota PNI, masing-masing sel hanya dihuni satu orang.

Teman-teman Soekarno yang juga mendekam di penjara Banceuy adalah R. Gatot Mangkoepradja (Sekretaris II PNI Pusat PNI), Maskoen Soemadiredja (Sekretaris II Cabang Bandung), dan Soepriadinata (Anggota PNI Cabang Bandung).

Kalaupun saat ini hanya satu sel bekas hunian Soekarno yang dipertahankan karena dari keempat orang itu, Soekarno yang kemudian jadi Presiden RI.

Di sel no.5 berukuran 2,5 x 1,5 meter itulah Soekarno kemudian menyusun pleidoi yang belakangan dikenal sebagai Indonesia Menggugat (Indonesie Klaagt Aan).

Pada tahun 1985, penghuni Lapas Banceuy yang saat ini, kebanyakan tahanan Narkoba dipindahkan ke Lapas Kebon Waru di Jalan Jakarta, Bandung.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.