Minggu, 25 Oktober 2020

Pengamanan Aksi 299, Polisi Dilarang Bawa Senjata Api

Pengamanan Aksi 299, Polisi Dilarang Bawa Senjata Api

Foto: Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono. (Prayoga/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com – Polda Metro Jaya menegaskan bahwa pihaknya telah melarang personel, yang terlibat dalam pengamanan Aksi 299 Jumat (29/9) siang ini, membawa senjata api. Setiap personel yang melakukan pengamanan akan diperiksa terlebih dahulu.

“Kapolda sudah menyampaikan, tidak boleh ada yang membawa senjata api baik peluru tajam maupun peluru karet,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, Kamis (28/9) kemarin.

Dia juga mengatakan, personel yang akan melakukan pengamanan diwajibkan mengikuti apel pada Jumat pagi ini. Argo mengatakan, yang bertanggung jawab melakukan pemeriksaan kesiapan personel adalah petugas dengan level Perwira.

“Nanti diperiksa dulu sama perwiranya, apakah ada bawa senjata api atau tidak,” tuturnya.

Argo juga menegaskan, meski nantinya terjadi aksi anarkis, untuk pembubaran massa, senjata api tidak akan digunakan. Polisi akan menggunakan gas air mata untuk mengurai massa.

“Kalau sampai terjadi anarkis, kan sudah ada gas air mata, kemudian ada tameng dan juga pentungan,” tandasnya.

Dalam pengamanan aksi 299 ini, Polda Metro Jaya akan mengerahkan sebanyak 20.000 personel gabungan.

Polisi juga telah menyiapkan sarana dan prasarana untuk pelaksanaan pengamanan tersebut, mulai dari kendaraan barakuda, water cannon, perlengkapan komunikasi hingga anjing pelacak K9. (*/ls)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.