Senin, 26 Oktober 2020

Status Tersangka KTP-El Tidak Sah, Status Pencekalan Setnov Masih Berlaku

Status Tersangka KTP-El Tidak Sah, Status Pencekalan Setnov Masih Berlaku

Foto: Ketua DPR RI Setya Novanto. (ist)

Jakarta, Swamedium.com — Hakim tunggal Cepi Iskandar yang membacakan putusan sidang praperadilan atas nama Ketua DPR Setya Novanto di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Jl. Ampera Raya No 133, Jakarta Selatan pada Jumat (29/9) sore mengabulkan separuh permohonan yang diajukan kuasa hukum pemohon.

Salah satu putusan pengadilan adalah pencabutan status tersangka Novanto dalam keterlibatannya yang telah ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus KTP Elektronik.

“Mengabulkan sebagian yang menjadi permohonan pemohon dalam putusan pengadilan status tersangka,” kata Cepi.

Lebih lanjut, kata Cepi, bahwa apa yang telah menjadi putusan pengadilan dapat diartikan sebagai perlindungan hak-hak terhadap tersangka.

“Hakim menimbang bahwa apa yang telah ditetapkan telah menjadi hak-hak tersangka untuk dilindungi,” lanjut Cepi.

Dalam surat putusan tersebut, Hakim Tunggal Cepi Iskandar yang membacakan nomor surat Sprin.Dik-56/01/07/2017 tertanggal 17 Juli 2017, menyebut beberapa poin yang terkait dalam perkara tersebut sebagian dinyatakan tidak dapat dikabulkan Hakim.

Adapun poin-poin yang tidak dikabulkan oleh hakim yakni soal keabsahan penyelidikan dan penyidikan. Sebab, dalam Undang-undang, hal tersebut sudah diatur dengan jelas.

Selain itu, hakim juga tidak mengabulkan permohonan penasehat hukum untuk mencabut pencekalan Novanto ke luar negeri. Hakim beralasan, pencabutan wewenang pencegahan bukan berada di tangan hakim.

“Menurut hakim praperadilan, tentang status pencekalan merupakan kewenangan administrasi dari pejabat komisi (KPK),” kata Hakim Cepi.

Terakhir, yang tidak dikabulkan oleh Hakim sidang praperadilan itu adalah permohonan kuasa hukum Novanto agar Ketua Umum Partai Golkar itu dilepaskan dari tahanan. Pasalnya, sejak ditetapkan sebagai tersangka pada 17 Juli lalu, hingga kini Novanto sama sekali belum ditahan. (Jok)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.