Selasa, 20 Oktober 2020

Senjata Impor Tiba di Bandara, Warganet Mulai Percaya Pernyataan Panglima?

Senjata Impor Tiba di Bandara, Warganet Mulai Percaya Pernyataan Panglima?

Foto: Foto yang beredar di Twitter. (ist)

Jakarta, Swamedium.com — Jagad dunia maya kembali geger. Hari ini, Sabtu (30/9) beredar pesan berantai di aplikasi percakapan jejaring sosial Whatsapp soal kedatangan senjata api impor dengan menggunakan maskapai penerbangan Ukraina yang saat ini masih dalam kondisi segel pihak Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta.

Publik tentu masih ingat soal impor senjata ilegal yang disebut oleh Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo saat silaturahim bersama para purnawirawan TNI di Mabes TNI Cilangkap beberapa waktu lalu.

Baca Juga: IPW Minta Polri Jelaskan Pembelian Senjata yang Tertahan di Bea Cukai

Menanggapi kabar di jejaring Whatsapp ini, warganet pun bereaksi.

“Apa mungkin ini senjata terkirim tanpa sengaja oleh perusahaan Luar Negeri?,” tulis aktivis Muhammadiyah Mustofa Nahrawardaya melalui akun Twitternya @NetizenTofa.

Warganet lainnya mempertanyakan kinerja kepolisian terkait transparansi kebijakannya seraya menyertakan dukungannya kepada Panglima TNI dengan tagar #KamiBersamaPanglima

“Lagi2 POLRI Kurang Transparan…
Mau nya kalian itu apa sih sebenarnya ?? #muak #KamiBersamaPanglima,” tulis @nadianusan017.

Belum lagi, warganet lainnya yang mengatakan bahwa apa yang disampaikan Jenderal Gatot mulai terkuak.

“Akhirnya yg dimaksud panglima perlahan terkuak….,” kata akun @rachmath37 yang menyertakan sertifikat pengguna senjata dan peluru berkop surat Korps Brimob.

“Ternyata pernyataan panglima TNI memang benar2 di dukung fakta valid
5000 senjata api ilegal bukan isu, Tapi fakta!,” tulis akun @OomNanang.

Sebelumnya viral di jejaring percakapan Whatsapp soal kedatangan senjata dari Ukraina. Dalam pesan berantai disebutkan, seorang yang mengaku bernama dr. Zulkifli S Ekomei meminta klarifikasi pihak berwenang terhadap info yang dia terima.

Adapun isi lengkap pesan berantai tersebut adalah sebagai berikut:

Mohon klarifikasi pihak berwenang terhadap info ini, biar jelas, saya, dr.Zulkifli S Ekomei, sebagai warga negara Republik Indonesia pemegang KTP : 3276100105560001, berhak mendapat informasi sesuai UU Keterbukaan Informasi Publik.

Pages: 1 2 3

Related posts

2 Comments

  1. Anonim

    Masih ingat 139 polise perdamaian di tahan di Sudan dlm kasus indikasi penyelundupan senjata… Sekarang ini apa lagi ya… O.. O Kamu ketahuan pacaran lagi.

    Reply
  2. Anonim

    pembelian senpi sesuai dengan prosedur dan menggunakan dana APBN serta menurut gue Bais pembuat isu dan kegaduhan dengan membuat isu pembelian senjata impor

    Reply

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.