Rabu, 21 Oktober 2020

Terkait Setnov, KPK Diminta Terbitkan Sprindik Baru

Terkait Setnov, KPK Diminta Terbitkan Sprindik Baru

Foto: Ilustrasi Gedung KPK. (Nael/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com – Menanggapi putusan hakim atas dikabulkannya gugatan Setya Novanto, Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) akan tetap meneruskan proses praperadilan melawan KPK untuk melanjutkan proses penanganan perkara KTP Elektronik (KTP-El) terhadap Setya Novanto yang akan dimulai Senin (2/10).

Menurut Koordinator MAKI, Boyamin Saiman, dalam kasus ini KPK dinilai salah dan keliru dalam penetapan tersangka terhadap Novanto, pasalnya penetapan tersangka tersebut sebelum dilakukan penyidikan dan sudah menetapkan Novanto sebagai tersangka, sehingga penetapan tersangka menyalahi UU 30/2002 tentang KPK.

“MAKI menghormati putusan hakim karena apapun setuju atau tidak setuju terhadap putusan hakim tersebut maka harus dianggap benar,” kata Boyamin, di Jakarta, Sabtu (30/9).

Untuk menetapkan Setnov sebagai tersangka lagi, MAKI mendesak KPK untuk menerbitkan surat perintah penyidikan (sprindik) baru dengan memulai penyidikan dari awal dan penetapan status tersangka di akhir penyidikan.

“Karena itu, MAKI mendesak KPK untuk segera menerbitkan sprindik baru tanpa harus buru-buru menetapkan sebagai status tersangka, hal ini untuk memenuhi pertimbangan hakim bahwa penetapan tersangka harus setelah terbitnya surat perintah penyidikan,” tegas Boyamin.

Menurut Boyamin, penetapan tersangka KPK dapat menjalankan perintah hakim yaitu diakhir penyidikan. Boyamin memberikan contoh perkara pada mantan Walikota Makasar Ilham Arief Sirajudin dimana setelah KPK kalah praperadilan kemudian menerbitkan sprindik baru. (Ima)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.