Minggu, 25 Oktober 2020

Freeport Plin-plan Soal Divestasi, Presiden Jokowi Diminta Tegas

Freeport Plin-plan Soal Divestasi, Presiden Jokowi Diminta Tegas

Sikap Freeport yang plin-plan soal divestasi menguji ketegasan presiden. (ist)

Jakarta, Swamedium.com – Sikap plin-plan Freeport McMoRan Inc., induk PT Freeport Indonesia (Freeport) yang setengah hati membuat kesepakatan penjualan atau divestasi 51% saham ke pemerintah Indonesia itu harus dibalas dengan ketegasan pemerintah. Nama baik Presiden Jokowi dan menteri terkait jadi pertaruhan karena telah mengumumkannya ke rakyat.

Direktur Eksekutif Indonesian Resources Studies (IRESS), Marwan Batubara menyatakan, surat penolakan divestasi 51 persen dari Freeport McMoRan Inc, induk PT Freeport Indonesia, harus dibalas dengan surat penolakan kembali.

“Kita jawab saja tidak. Pengertian kita adalah 51 persen itu menjadi saham kita, tentu dengan biaya yang juga harus wajar, mestinya tidak mahal karena tidak memperhitungkan sampai 2041 tapi 2021,” kata dia, Sabtu (30/9) yang dikutip Republika.

Seperti diketahui, Freeport dalam surat itu menginginkan perhitungan harga saham wajar Freeport berdasarkan nilai perhitungan hingga tahun 2041, sementara Pemerintah Indonesia sampai tahun 2021.

Pemerintah Indonesia, lanjut Marwan, harus tetap menyatakan keinginan divestasi 51 persen saham itu. Apalagi, kata dia, sebelumnya juga telah diumumkan oleh para menteri terkait soal persetujuan Freeport melepas 51 persen sahamnya.

“Kita harus nyatakan tetap maunya 51 persen, dan itu sekaligus membuktikan apakah Menteri Ignasius Jonan, Menteri Sri Mulyani dan Presiden Jokowi sesuai enggak antara perkataan dengan perbuatannya. Jangan cuma diumumkan di publik,” ucap dia.

Bagi Marwan, pemerintah Indonesia nantinya mesti mengirimkan holding BUMN untuk menjadi pengendali di bekas wilayah kerja Freeport di Papua sekaligus menjadi pemegang saham mayoritas.
“Harus konsisten, Adkerson (CEO Freeport McMoran) bilang apa yang penting kepentingan nasional harus nomor satu, maka kita harus bilang 51 persen dengan catatan kita sabagai pengelola,” ujar dia.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.