Minggu, 25 Oktober 2020

13 Tahun DPD; Wajah Indonesia Dilukis dari Daerah

13 Tahun DPD; Wajah Indonesia Dilukis dari Daerah

Foto: Ilustrasi Dewan Perwakilan Daerah. (ist)

Makassar, Swamedium.com — Dewan Perwakilan Daerah (DPD) menapaki usia ke 13 tahun pada Ahad (1/10) kemarin. Lembaga perwakilan yang lahir sebagai amanat demokrasi ini terus membenahi diri agar semakin mantap menjemput aspirasi rakyat daerah untuk diperjuangkan di pentas nasional.

DPD juga terus menguatkan kapasitasnya agar mampu menjadi saluran alternatif aspirasi rakyat Indonesia yang selama ini sering mendek baik di lembaga legislatif dan eksekutif yang ada di daerah maupun di Pusat.

“Baik buruk atau maju mundurnya Indonesia sebagai sebuah bangsa sangat ditentukan apa yang terjadi di daerah-daerah. Istilahnya, wajah Indonesia dilukis dari setiap jengkal daerah yang ada di Indonesia. Jika rakyat di daerah hidupnya semakin mudah dan baik maka wajah Indonesia akan semakin baik juga,” ujar Ketua Komite III DPD Fahira Idris, di sela-sela kunjungan kerja di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (2/10).

Demikian juga sebaliknya, lanjut Fahira, jika bangsa ini ingin maju, semua aspirasi, hambatan dan kesulitan yang ada di daerah harus dijemput dan diselesaikan, dan sebenarnya peran ini ada di DPD.

Fahira mengungkapkan, semua produk dan kebijakan yang dihasilkan DPD selama ini berdasarkan hasil dialog, aspirasi, dan pemetaan masalah yang terjadi di semua daerah di Indonesia.

Misalnya, Fahira mencontohkan, isu pengangkatan tenaga guru honorer K2 menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang menjadi sumber keresahan para guru di seluruh daerah di Indonesia.

Isu ini, konsisten diperjuangkan Komite III DPD walau hingga saat ini masih terus berproses. Masyarakat, lanjut Fahira, bisa melihat pemberitaan media atau bertanya langsung kepada para guru honorer tentang komitmen DPD memperjuangkan guru honorer.

Pages: 1 2 3

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.