Minggu, 25 Oktober 2020

HTI Bakal Gugat Pemerintah ke PTUN

HTI Bakal Gugat Pemerintah ke PTUN

Foto: Juru bicara Hizbut Tahrir Indonesia Ismail Yusanto. (Nael/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com — Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) segera menggugat pemerintah ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) terkait pembubaran HTI. Pemerintah dinilai sewenang-wenang telah membubarkan HTI.

Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Ismail Yusanto mengatakan prosedur pemerintah dalam membubarkan HTI sebagai ormas dianggap tak tepat.

“Karena itu, kita akan gugat di PTUN. Itu sebagai bukti bahwa pemerintah itu dalam pembubaran tidak mengikuti tata laksana yang baik. Prosedur kita gugat ya,” kata Ismail di Gedung MK, Jakarta, Senin (2/10).

Terkait waktu gugatan HTI ke PTUN, Ismail belum bisa memastikan. Namun, ia memperkirakan akan dilakukan sekitar pekan depan.

“Sekitar pekan depan. Gugatan akan berjalan dengan uji materi di MK,” ungkapnya.

Ismail menambahkan, dengan adanya Perppu Ormas, pemerintah bisa dengan otoriter membubarkan HTI tanpa pernah memberikan peringatan apa pun. Hal ini dinilainya sebagai cara diktator.

“Pemerintah bisa diktator dengan perppu itu. Lihat saja HTI enggak pernah diajak komunikasi kok,” tegasnya.

HTI juga mempertanyakan sikap pemerintah yang memberikan surat pembubaran HTI hanya kepada notaris. Namun, surat tersebut tidak diberikan kepada pengurus HTI.

“Yang nyata SK itu ada milik kami. Notaris itu hanya mengesahkan status kami, aktanya saja. Tapi, badan hukumnya di pemerintah. Jadi sebenarnya enggak ada hubungannya dengan notaris. Kenapa pemerintah menyerahkan SK pencabutan kepada notaris. Loh, yang punya badan hukumnya kami kok,” paparnya. (*/ls)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.