Senin, 26 Oktober 2020

Ini Komentar Panglima TNI Terkait Senjata Impor Polri

Ini Komentar Panglima TNI Terkait Senjata Impor Polri

Foto: Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. (ist)

Jakarta, Swamedium.com — Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jenderal Gatot Nurmantyo tak mau berkomentar perihal senjata dan amunisi impor milik kepolisian yang hingga kini masih tertahan di gudang Kargo Unex, Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten.

“Tanyalah sama Menkopolhukam,” kata Gatot di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Ahad, (1/10).

Diketahui, ratusan senjata yang dibeli Korps Brimob Polri masih tertahan di Bea Cukai lantaran menunggu proses perizinan dari Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI selesai. Mabes Polri telah mengakui bahwa senjata tersebut adalah milik mereka.

“Ratusan senjata itu dibeli untuk Korps Brimob Polri. Senjata itu sah meski tertahan oleh Bea Cukai lantaran menunggu izin dari Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI rampung,” ujar Kepala Divisi Humas Markas Besar Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto, Senin, (2/10).

Sebelumnya, polemik senjata impor pertama kali muncul, setelah Panglima TNI Gatot Nurmantyo menyebut ada 5.000 senjata ilegal yang didatangkan oleh institusi nonmiliter ke Indonesia.

Gatot menyampaikan hal itu di acara silaturahmi dengan purnawirawan jenderal dan perwira aktif TNI, pada Jumat (22/9) lalu.

Pernyataan itu membuat sejumlah petinggi penegak hukum dan pejabat negara bersuara. Sejak melontarkan pernyataan itu, tercatat Gatot sudah dua kali bertemu Presiden Joko Widodo. Namun sayangnya, dia enggan memberitahu isi pembicaraannya dengan Presiden. (*/ls)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.