Minggu, 25 Oktober 2020

Mantan Bupati Konawe Utara Jadi Tersangka Korupsi Tambang

Mantan Bupati Konawe Utara Jadi Tersangka Korupsi Tambang

Foto: Mantan Bupati Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, Aswad Sulaiman. (ist)

Jakarta, Swamedium.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan mantan Bupati Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, Aswad Sulaiman sebagai tersangka dugaan korupsi terkait pemberian izin tambang di wilayahnya.

Aswad diduga menyalahgunakan kewenangannya dalam memberikan izin pertambangan di wilayah Kabupaten Konawe Utara.

Kasus dugaan korupsi Aswad ini disebut masih berkaitan dengan kasus yang telah menjerat Gubernur Sulawesi Tenggara nonaktif Nur Alam.

“(Tersangkanya) mantan Bupati Konawe Utara. Terkait izin tambang,”‎ kata sumber internal di KPK saat dikonfirmasi, Senin (2/10).

Penetapan tersangka Aswad ini ditandai dengan penggeledahan yang dilakukan tim penyidik KPK di rumah pribadinya, Jalan Lumba-Lumba, Kelurahan Lalolara, Kendari, Sulawesi Tengara.

Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha tak membantah soal adanya pengusutan dugaan korupsi terhadap Aswad. Dia juga tak menepis bila sudah ada tersangka dalam penyelidikan tersebut.

“Tapi mengenai detail perkaranya apa, tersangkanya siapa, dalam waktu dekat akan disampaikan,” kata Priharsa.

Priharsa membenarkan bahwa tim penyidik KPK melakukan serangkaian penggeledahan di sejumlah lokasi di Konawe Utara, termasuk rumah pribadi Aswad.

“Mengenai kegiatan penindakan yang dilakukan di Konawe Utara, yang bisa dikonfirmasi pada malam ini adalah bahwa benar tim KPK di bagian penindakan sedang melakukan kegiatan di sana,” tuturnya.

Kabupaten Konawe Utara sendiri terkenal dengan hasil tambang nikel. Wilayah tersebut menjadi penghasil nikel terbesar di Sulawesi Tenggara.

Sejumlah perusahaan yang mengeruk nikel di wilayah itu, di antaranya PT Unaaha Bakti, Konawe Nikel Nusantara (KNN), Bososi Pratama Nikel, Bumi Karya Utama (BKU), Dwi Multi Guna Sejahtera (DMS).

Kemudian Tristako, Singa Raja, PT Kimko, PT Seicho, PT Duta, PT Masempo Dalle, Cv Eka Sari Indah, PT Titisan Berkah, PT CDS, PT MPM, PT Konawe Bumi Nunsantara (KB), dan PT Surya Tenggara.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.