Selasa, 20 Oktober 2020

Polisi Ungkap Ada 4 Laporan Terkait Jonru

Polisi Ungkap Ada 4 Laporan Terkait Jonru

Foto: Kabid Humas Polda Metro Jaya. (Prayoga/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com — Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan bahwa ada empat laporan yang masuk ke pihak kepolisian terhadap pegiat media sosial Jonru Ginting. Salah satunya yakni pelaporan yang dilakukan oleh Muannas Al Aidid pada Kamis (31/8) lalu.

“Ada empat (laporan) dengan kemarin. Jadi yang tiga masih penyelidikan, yang satu sudah ke penyidikan,” kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Senin (2/10).

Lebih lanjut Argo menjelaskan, perihal penahanan Jonru adalah subyektivitas penyidik. Sesuai pasal yang disangkakan yakni pasal 28 ayat 2 juncto pasal 45 ayat 2 nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan Undang-undang (UU) RI nomor 11 tentang 2008 tentang ITE, dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun, tersangka dimungkinkan untuk dilakukan penahanan.

“Subjektivitas penyidik untuk penahanan. sesuai UU kan boleh karena ancamannya di atas 5 tahun,” ujarnya.

Sebelumnya Muannas Al Aidid melaporkan Jonru Ginting ke polisi lantaran diduga menyebarkan ujaran kebencian di media sosial. Dalam laporannya, Muannas menyertakan bukti berupa tangkap layar unggahan Jonru di media sosial Facebook mulai Maret hingga Agustus 2017.

“‘Kita merdeka dari jajahan Belanda tahun 1945, tapi 2017 belum merdeka dari jajahan China’. Nah ini kan bukan kritik, tapi ujaran kebencian, karena mendorong, membenturkan agama dan etnis tertentu,” ujar Muannas di Mapolda Metro Jaya, Senin (4/9) lalu.

Selain itu, kata Muannas, unggahan status Facebook Jonru yang mengandung unsur ujaran kebencian soal tudingannya bahwa pemerintah menyogok PBNU agar menyetujui Perppu Ormas. (Yog/ls)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.