Jumat, 03 Desember 2021

PKS Gelar Lomba Baca Kitab Kuning II Tingkat Nasional

PKS Gelar Lomba Baca Kitab Kuning II Tingkat Nasional

Foto: Partai Keadilan Sejahtera menggelar Lomba Baca Kitab Kuning. (Dok. PKS DKI Jakarta)

Jakarta, Swamedium.com — Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI bekerjasama dengan Fraksi PKS DPRD DKI melanjutkan tradisi baik berupa menyelenggarakan Lomba Baca Kitab Kuning Jilid II Tingkat Nasional 2017.

Banner Iklan Swamedium

Didukung oleh DPP PKS, lomba ini diadakan di hampir seluruh provinsi di tanah air, salah satunya adalah di DKI Jakarta.

Oleh karena itu, tak ketinggalan DPW PKS DKI Jakarta menyelenggarakan babak penyisihan Lomba Kitab Kuning yang akan berlangsung di Aula DPW PKS DKI, Ahad (8/10) mendatang.

Ketua organizing comittee Lomba Kitab Kuning DPW PKS DKI Jakarta, Herie Marjanto merasa bersyukur atas terselenggaranya lomba ini.

“Ini adalah dalam rangka kita menghargai, mencintai, dan mengenang para ulama kita yang telah mengajarkan agama melalui perantara Kitab Kuning dalam rangka untuk meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT,” jelas Herie di Jakarta, Jumat (6/10).

Oleh karena itu, Ketua Bidang Pembangunan Umat (BPU) DPW PKS DKI Jakarta itu berterima kasih kepada para ulama di DKI Jakarta karena telah mengirimkan para santrinya untuk dapat mengikuti lomba ini.

“Kita bersyukur tahun ini, jumlah peserta naik hampir dua kali lipat. Dari 50 peserta di 2017, naik menjadi 89 peserta tahun ini. Ini lebihi target yang telah kita lalui,” tambahnya.

Diketahui, pada Lomba Kitab Kuning Jilid I tahun 2016, peserta dari DKI Jakarta memeroleh Juara III Nasional, bernama Ahmad Humaidi, yang mengalahkan ratusan peserta dari provinsi lain.

“Dengan demikian, kita menargetkan tahun ini bisa menjadi juara nasional. Mudah-mudahan kita bisa raih itu,” tambahnya.

Untuk latar belakang pesantren, PKS DKI Jakarta tidak membatasi diri untuk menerima pendaftaran dari para santri. Disediakan kuota sekitar 25 persen untuk beberapa pesantren di sekitar Jakarta untuk mengirimkan peserta. Meskipun demikian, diutamakan pondok pesantren yang memang berlokasi di Jakarta.

“Termasuk juga pondok pesantren dari ormas apapun, seperti NU, Muhammadiyah, PERSIS, dan sebagainya. Kita sangat terbuka sekali untuk menerima utusan untuk ikut lomba ini,” harap Herie.

Herie berharap lomba kali ini para peserta bisa lebih antusias dan menjadi salah satu sarana untuk menjadi masyarakat yang mencintai ilmu melalui Kitab Kuning.

Sebagai tambahan, Kitab Kuning yang dilombakan adalah Kitab Fathul Mu’in karya Syaikh Zainuddin Abdul Aziz Al-malbary.

Adapun kriteria penilaian meliputi tiga hal, yaitu Kefasihan (Makhrajul huruf, Sur’ah Thabi’iyah, dan Tanhim), Kebenaran Membaca (Binyah Sharfiyah, Tarakib Nahwiyah, Alamat I’rab), dan Pemahaman Makna (Ma’na Almufradat, Ma’na Aljumal, dan Ma’na Addalah).

Untuk Juara I Nasional berhadiah Umrah, Juara II Nasional berhadiah Rp 20.000.000, dan Juara III Nasional berhadiah Rp 15.000.000. Sedangkan, untuk babak penyisihan disediakan hadian jutaan rupiah dan bingkisan menarik. (*/ls)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita