Jumat, 03 Desember 2021

Sponsori Piala Soeratin, Ini Alasan Pertamina

Sponsori Piala Soeratin, Ini Alasan Pertamina

Foto: Sekjen PSSI Ratu Tisha bersama Manajer Eksternal Komunikasi Pertamina Arya Dwi Paramita saat konpers gelaran Piala Soeratin (Danang)

Jakarta, Swamedium.com – PT Pertamina (Persero) kembali mendukung kiprah Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) melalui National Youth Championship Pertamina Piala Soeratin.

Banner Iklan Swamedium

Manajer Eksternal Komunikasi Pertamina Arya Dwi Paramita mengatakan, Pertamina mendorong perkembangan sepakbola Indonesia, dengan komitmen mendukung lahirnya cikal bakal pemain muda sebagai bibit unggul pesebakbola nasional. Pertamina juga ingin membantu PSSI untuk membawa sepak bola nasional ke panggung dunia.

“Pertamina NYC Soeratin adalah wadah yang bagus untuk membina pemain-pemain muda. Lewat kompetisi ini kita harapkan lahir pemain-pemain berbakat yang kelak menjadi pemain nasional yang bisa mengharumkan nama Indonesia di panggung dunia,” kata Arya.

Dalam sejarahnya, Piala Soeratin yang sudah dimulai sejak tahun 1965 telah menghasilkan pemain-pemain yang akhirnya membela tim nasional. Beberapa nama-nama jebolan Piala Soeratin itu di antaranya Rony Paslah, Ricky Yacobi, Charis Yulianto, Aji Santoso dan Imran Nahumaruri. Bintang timnas U-19 saat ini, Egy Maulana Vikri juga pernah ditempa di Piala Soeratin musim 2016.

Sementara Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria mengatakan Putaran final Pertamina NYC Soeratin akan dimainkan di tiga stadion di wilayah Magelang dan lima stadiin di DIY Yogyakarta. Tiga Stadion di wilayah Magelang, yakni Sapta Marga, Gatot Subroto dan Gemilang. Sementara lima stadion di DIY Yogyakarta, yakni Stadion Tridadi, Pancasila UGM, Dwi Windu, Sultan Agung dan Maguwoharjo. Partai final akan digelar di Maguwoharjo.

“Kami sengaja memilih menggelar Pertamina NYC Soeratin di Magelang dan Yogyakarta karena dua tempat ini merupakan kota pelajar. Selain itu, Yogyakarta juga punya historis yang kuat untuk Piala Soeratin,” ungkap Tisha Destria.

Putaran final akan memakai format semi turnamen. Masing-masing kategori akan dibagi menjadi delapan grup. Untuk kategori U-15, karena jumlah pesertanya hanya 30, maka akan ada dua grup yang hanya diisi tiga tim. Sementara untuk kategori U-17, setiap grup akan diisi empat tim.

Dua tim terbaik dari masing-masing grup akan lolos ke babak perdelapan final dan masuk fase knock out. Mereka kemudian akan bersaing untuk mencapai partai puncak yang rencananya akan digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jawa Tengah, Sabtu (28/10).

Sebanyak 30 tim di kategori U-15 dan 32 tim pada kategori U-17 akan bersaing memperebutkan gelar juara. (Dng)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita