Jumat, 03 Desember 2021

Anies Terima 5000 Laporan Titik Banjir, Hanya 10 Persen Terverifikasi

Anies Terima 5000 Laporan Titik Banjir, Hanya 10 Persen Terverifikasi

Foto: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan dari 5000 laporan titik rawan banjir yang diterima, hanya 10 persen saja yang terverifikasi. (Iqlima/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com – Di Awal masa jabatannya, Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan menerima 5000 laporan mengenai titik rawan banjir, namun sangat disayangkan hanya 10 persen terverifikasi, artinya 90 persen laporan tidak jelas bahkan palsu.

Banner Iklan Swamedium

“Masalah air itu masalah penting, masalah yang tidakk boleh terulang. Salah satunya yang kita diskusikan adalah laporan tentang situasi genangan air. Tadi disampaikan 5000 laporan tapi yang terverifikasi hanya 10 persen,” kata Anies usai menghadiri rapat membahas antisipasi banjir di musim penghujan, di Balai Kota, Kamis (19/10).

Baca Juga: Hanya Valid 10 Persen, Anies Bentuk Tim Verifikasi Bencana

Anies mengatakan permasalahan ini tidak boleh terulang, oleh sebab itu harus ditangani secara serius, caranya dengan membentuk tim verifikasi lokasi bencana. Tim ini yang akan melaporkan data valid mengenai kondisi di lokasi tertentu.

“Kalau begitu bagaimana kita bisa bertindak dengan laporan yang seperti itu. Maka kita akan membuat proses pelaporan yang langsung otomatis bisa terverifikasi. Artinya mereka mereka yang bertugas itu adalah orang-orang yang memang laporannya sahih, laporan masyarakat ada tapi juga ada orang yang bertugas. Intinya kita akan memastikan bahwa antisipasi persoalan musim hujan itu dikerjakan secara sistematis dan tidak boleh menyisakan masalah,” kata Anies.

Anies akan mengerahkan 3 lembaga untuk ‘menggarap’ pembentukan tim verifikasi ini, yaitu Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Sosial, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, dan Dinas Sumber Daya Air. (Ima)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita