Jumat, 03 Desember 2021

Pendaftaran 13 Parpol Tak Diterima, Ini Alasan KPU

Pendaftaran 13 Parpol Tak Diterima, Ini Alasan KPU

Foto: Komisioner KPU Evi Novida Ginting (ist)

Jakarta, Swamedium.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat mengembalikan berkas pendaftaran 13 partai politik. Pengembalian ini dilakukan karena berkas atau data yang dikirim oleh partai tidak lengkap.

Banner Iklan Swamedium

“Variannya beda-beda, yang jelas data yang dikirimkan tidak lengkap. Yang paling penting kami melihat kepengurusan harus terdaftar semua,” kata Komisioner KPU Evi Noviadi Ginting di Kantor KPU, Kamis (19/10).

Evi menjelaskan sesuai dengan UU Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilu salah satu berkas yang harus diserahkan adalah jumlah minimal kepengurusan di provinsi 100 persen.

“Tentu sesuai dengan persyaratan yang diatur UU pasal 173 ayat 2, di sini kan ada SK kepengurusannya yang dikeluarkan oleh Menkum HAM. Kemudian kepengurusan provinsi di 100 persen disemua provinsi,” ujar Evi.

Selain itu adapula syarat minimal 75 persen kepengurusan di tingkat kabupaten, dan 50 persen di tingkat kecamatan. Serta menyerahkan dokumen tambahan, seperti nomor rekening dan alamat kantor tetap.

“75 persen kepengurusan di tingkat kabupaten kota, 50 persen di tingkat kecamatan. Kemudian keterwakilan perempuan 30 persen yang wajib di pusat, memperhatikan di provinsi dan kabupaten kota,” tutur Evi.

Evi mengatakan semua persyaratan harus dibawa secara lengkap. 13 partai yang dokumennya dinyatakan tidak lengkap tersebut tidak dapat dilanjutkan dalam proses penelitian administrasi.

“Jadi semuanya ini harus dipenuhi lengkap. Nah karena tidak lengkap, maka mereka tidak bisa lanjut ke penelitian administrasi,” ucap Evi.

Diketahui 13 parpol yang tidak bisa lanjut ke penelitian administrasi itu adalah Partai Indonesia Kerja (Pika), Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Partai Bhineka Indonesia, Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Islam Damai dan Aman (Idaman), PNI Marhaenisme, Partai Pemersatu Bangsa (PPB), Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia (PPPI), Partai Rakyat, Partai Reformasi, Partai Republik, Partai Republikan, serta Partai Suara Rakyat Indonesia (Parsindo). (*/Dng)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita