Senin, 03 Agustus 2020

Perusahaan Kertas di Riau PHK Ribuan Karyawan

Perusahaan Kertas di Riau PHK Ribuan Karyawan

Foto. Riau Andalan Pulp & Paper tutup usahanya bukan akibat kalah bersaing, tetapi karena dinilai langgar aturan menteri. (*/maida)

Jakarta, Swamedium.com – PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) secara bertahap kepada 4.600 karyawannya. Perusahaan bubur kertas dan kertas ini menutup kegiatan usahanya bukan karena kalah bersaing, melainkan akibat dinilai melanggar aturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Penghentian kegiatan operasional per 18 Oktober 2017 itu dilakukan setelah adanya Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan tentang Pembatalan Keputusan Menteri LHL Nomor SK.93/VI BHUT/2013 tentang Persetujuan Revisi Rencana Kerja Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Hutan Tanaman Industri (RKUPHHK-HTI) untuk jangka waktu 10 tahun periode 2010-2019 atas nama PT RAPP.

“Dampak sangat besar adalah terhadap ribuan tenaga kerja dan puluhan ribu tenaga kerja tidak langsung,” ujar Direktur PT RAPP Ali Sabri dalam konferensi pers, Kamis (19/10) yang dirilis laman Republika.

Selain itu, sebanyak 1.300 karyawan pabrik lainnya terancam dirumahkan dalam beberapa pekan ke depan. Bahkan, pemutusan kontrak kerja sama dengan mitra pemasok juga terpaksa dilakukan. Mitra itu secara total memiliki lebih dari 10.200 karyawan.

Keluarnya surat pembatalan RKU tersebut cukup disayangkan mengingat pihaknya tengah dalam upaya melakukan revisi. Sebelumnya, pada 28 September 2017, KLHK memberikan surat peringatan pertama pada PT RAPP, surat peringatan kedua dikirimkan pada 6 Oktober. Penghentian operasional HTI ini berdampak pada masuknya bahan baku dan membuat operasional tidak efisien lagi.

“Hilang daya saing di pasar global,” katanya.

Padahal, keberadaan RAPP diakui Ali sangat penting. Berdasarkan kajian studi LPEM Universitas Indonesia, pada 2014 tenaga kerja langsung dan tidak langsung yang diserap diperkirakan mencapai 90 ribu orang. Perusahaan juga berkontribusi 5,2 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Riau.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.