Kamis, 17 Juni 2021

Puluhan ribu Warga Sragen tak Punya Jamban di Rumah

Puluhan ribu Warga Sragen tak Punya Jamban di Rumah

Foto: Ilustrasi jamban. (ist)

Sragen, Swamedium.com — Sebanyak 20.387 keluarga di 20 wilayah kecamatan di Bumi Sukowati belum mempunyai jamban. Mereka membuang air besar ke sungai, pekarangan, jamban komunal, atau jamban milik kerabat mereka.

Banner Iklan Swamedium

Hal itu terungkap saat wawancara awak media dengan Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan Sragen, Pratondo, Senin (23/10) lalu. Pratondo beralasan hal itu disebabkan semata masalah ekonomi.

Meski demikian, Pemkab Sragen telah berupaya mengatasi masalah tersebut dab telah menganggarkan dana sebesar Rp6 miliar dalam APBD tahun 2017.

Anggaran sebesar itu, kata Pratondo, diperuntukkan untuk pengadaan 4.000 jamban sehat, dimana nilai bantuan per keluarga sebesar Rp1,5 juta.

Pratondo berharap, dengan pemberian bantuan itu, diharapkan bisa mewujudkan bebas buang air besar sembarangan tahun 2018 di Sragen.

“Tahun ini diharapkan ada dua kecamatan yang seluruh desanya sudah bebas BABS, atau tidak buang air besar sembarangan. Sebab seluruh warganya (keluarga) sudah mempunyai jamban,” tutur dia seperti dikutip Solopos.

Dua kecamatan yang dimaksud Pratondo yaitu Ngrampal dan Miri.

Sementara Camat Kedawung, Hiladawati Aziron mengatakan, di wilayahnya masih ada sebagian warga yang belum mempunyai jamban. Tapi tahun ini masing-masing desa mendapat bantuan 10 jamban.

Dia menjelaskan tidak semua warga yang belum punya jamban karena masalah ekonomi. Ada sebagian warga yang tidak membuat jamban karena belum terbiasa.

“Mereka terbiasa tak pakai jamban,” ungkap dia. (*/ls)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita