Rabu, 16 Juni 2021

200 Hari Teror Novel, Pegawai KPK Kenakan Pita Hitam

200 Hari Teror Novel, Pegawai KPK Kenakan Pita Hitam

Foto: Ilustrasi "save KPK". (ist)

Jakarta, Swamedium.com — Para pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperingati Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober dengan upacara bendera di halaman Gedung KPK, Jakarta, Senin (30/10). Dalam upacara itu, mereka manfaatkan juga untuk memperingati 200 hari teror yang dialami penyidik senior mereka, Novel Baswedan.

Banner Iklan Swamedium

Saat upacara, seluruh pegawai KPK mengenakan pita hitam yang diikat di bagian lengan.

“Tadi kita memang mendoakan kesembuhan Mas Novel. Karena hari ini bertepatan dengan 200 hari (teror terhadap Novel). Kita berharap semoga penyerangnya bisa ditemukan,” kata Wakil Ketua KPK Laode M. Syarif, di Gedung KPK, Jakarta, Senin (30/10).

Menurut Laode, hal itu spontan dilakukan para pegawai sebagai bentuk keprihatinan atas masih buramnya kasus penyerangan Novel.

“Itu wadah pegawai secara spontan untuk memperingati 200 hari karena sampai sekarang belum ditemukan penyerangnya. Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa ditemukan,” ungkap Laode.

Selain itu, Laode juga menyampaikan bahwa semangat Sumpah Pemuda masih sangat relevan hingga saat ini. Hal itu, kata dia, agar masyarakat tidak tersekat oleh kesukuan, keagamaan, dan rasisme lain.

“Persatuan Indonesia masih satu nusa, satu bangsa, dan satu bahasa. Itu pertama. Kedua, semangat kemerdekaan dan mempersatukan Indonesia untuk menghilangkan kemiskinan dan semua ekses-ekses yang jelek dari penjajahan,” tegas Laode.

Terakhir, dia menegaskan bahwa semangat kemerdekaan masih relevan hingga kini bagi KPK karena, menurutnya, korupsi telah menjadi salah satu aspek penyebab kemiskinan di Indonesia.

“Saya pikir semangat itu masih relevan sampai sekarang khususnya untuk insan-insan KPK. Karena sekarang itu lawan kita Indonesia itu 40-an juta masih di bawah garis kemiskinan, korupsi masih sangat banyak. Sehingga semangat untuk bersatu, kompak seluruh negeri untuk memberantas itu masih sangat perlu dilakukan,” pungkasnya. (*/ls)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita