Kamis, 17 Juni 2021

Kemenhub Sosialisasikan PM 108 Tahun 2017 di Bandung

Kemenhub Sosialisasikan PM 108 Tahun 2017 di Bandung

Foto: Kemenhub sosialisasikan PM 108/2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Tidak dalam Trayek di Kantor Dishub Jabar Jl Sukabumi, Kamis (2/11). (Ariesmen/swamedium)

Bandung, Swamedium.com – Kemenhub melakukan sosialisasi terkait Peraturan Menteri (PM) Perhubungan Nomor 108 tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek. Dan Transportasi Online, akan melakukan analisa dan pengkajian

Banner Iklan Swamedium

Direktur Angkutan dan Multimoda Ditjen Perhubungan Darat, Cucu Mulyana mengatakan, sosialisasi PM 108 tersebut sangat diperlukan sebab peraturannya akan segera diberlakukan per 1 November, mendatang.

“Ini (PM 108) adalah sebagai pengganti PM 26 sebelumnya, dan ini sudah disahkan oleh Menteri Perhubungan pada tanggal 24 Oktober 2017 lalu. Kemudian, bagi yang ingin mengetahui isinya lebih jelas dapat mengakses di dephub.go.id,” katanya di Kantor Dishub Jabar, Bandung, Kamis (2/11)‎.

Cucu menjelaskan, tujuan PM 108 yakni untuk menjaga stabilitas Nasional dalam hal transportasi angkutan darat online maupun konvensional.

Cucu meyakini PM 108 akan menjadi jalan tengah antara angkutan konvensional dengan transportasi online.

“Dengan terbitnya PM 108 ini dapat memberikan jaminan kepastian usaha bagi pelaku di lapangan. Selain itu, PM 108 juga mengedepankan aspek keselamatan, perlindungan konsumen dan kesetaraan usaha,” tutupnya.

Lubby, perwakilan Grab Jawa Barat yang hadir pada acara sosialisasi tersebut mengatakan. pihaknya sebagai Aplikator merasa tidak keberatan dengan pemberlakuan PM 108 tahun 2017.

“Kami selaku aplikator sudah mendengarkan paparan dari Dinas Perhubungan. Dan kami tidak melihat adanya masalah,” katanya.

Dengan diberikannya masa transisi dari Kemenhub, Grab Jawa Barat akan melakukan analisa dan pengkajian mengenai efek dari PM 108 terhadap aplikator.

“3 bulan bagi kami itu cukup. Kami akan mengkaji soal peraturan tersebut serta dampak kepada mitra dan penumpang kami,” ucapnya. (Ris)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita